Minggu, 19 Juli 2026

Jajaran Lapas Kelas IIA Samarinda Ikuti Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Photo Author
Reski kurnia, Nawacita Post
- Jumat, 1 Oktober 2021 | 14:35 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Jajaran Petugas Lapas Kelas IIA Samarinda saat mengikuti Upacara Hari Kesaktian Pancasila Demikian halnya dengan segenap jajaran petugas Lapas Kelas IIA Samarinda pun mengikuti upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila secara virtual di Lapas Kelas IIA Samarinda.

Upacara yang dimulai pada pukul 07.30 WIB dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo dan baru selesai sekira pukul 08.30 WIB dan 09.30 WITA.

Usai mengikuti upcara peringatan Hari Kesaktian Pancasila, seluruh jajaran petugas Lapas Kelas IIA Samarinda yang dipimpin M. Ilham Agung Setyawan itu selanjutnya mengikuti kegiatan Doa Bersama yang diselenggarakan Kementerian Hukum dan HAM yang bertajuk ” Doa Kumham Untuk Negeri.”

Baca Juga : Produk WBP Lapas Tual Makin Diminati Masyarakat


Saat ditemui media ini setelah rangkaian acara Upacara Hari Kesaktian Pancasila dan Doa Bersama selesai, Kalapas Kelas IIA Samarinda M. Ilham Agung Setyawan menyampaikan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini memiliki makna yang sangat besar bagi segenap anak bangsa. Menurutnya, Pancasila sebagai Idiologi Negara telah melalui berbagai batu uji dan salah satunya adalah peristiwa G30 S PKI. Ia juga menambahkan bahwa bangsa Indonesia patut bersyukur karena memiliki Pancasila sebagai perekat dan pemersatu bangsa Indonesia yang memiliki keaneka ragaman suku, agama dan adat serta budaya.



”Saya kira semua kita memahami bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini memiliki makna yang sangat besar bagi semua anak bangsa, sebagai sebuah ideologi, Pancasila ini sudah melalui berbagai ujian dan tentu saja salah ujian itu adalah peristiwa Gestapu atau yang juga dikenal dengan peristiwa G30 S PKI. Karena itu sebagai bangsa, kita patut bersyukur karena kita memiliki Pancasila sebagai perekat dan pemersatu bangsa ditengah keanekaragaman atau kemajemukan suku, agama, budaya dan adat istiadat," jelas Agung.

Baca Juga : Komisi Banding Merek Apresiasi Layanan di Kemenkumham Sulsel


Disinggung mengenai kegiatan Doa Bersama yang dilaksanakan oleh Kementerian Hukum dan HAM, pria yang juga biasa disapa Ilham itu menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian dari peringatan Hari Dharma Karya Dhika (HDKD) atau HUT Kementerian Hukum dan HAM yang jatuh pada tanggal 30 Oktober mendatang.

Kalapas Kelas IIA Samarinda bersama jajaran mengikuti Doa Bersama yang dilaksanakan Kemenkumham dalam rangka peringatan Hari Dharma Karya dan mengenang pahlawan yang gugur pada peristiwa G30 S PKI.

” Ya, Doa Bersama untuk negeri ini memiliki dimensi yang luas ya, jadi dilaksanakan hari ini diantaranya untuk mendoakan para pahlawan kita yang gugur demi kemerdekaan bangsa khususnya pahlawan revolusi yang gugur pada peristiwa G30 S PKI, kemudian juga mendoakan bangsa dan rakyat Indonesia agar terhindar dari Covid 19 dan semoga covid 19 segera berlalu sebagaimana harapan kita semua. Kegiatan Doa Bersama Untuk Negeri hari ini juga merupakan salah satu rangkaian dari peringatan Hari Dharma Karya Dhika atau HUT Kementerian Hukum dan HAM yang puncaknya pada tanggal 30 Oktober nanti,” pungkasnya.

(Kornelius Wau)

 

Editor: Reski kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Pria Meninggal Mengapung di Sungai Siak

Jumat, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB