Kamis, 4 Juni 2026

Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan Kanwil Kemenkumham Sumut, Laksanakan Ikrar Setia NKRI Bagi Terpidana Terorisme Sekaligus Upacara Kesadaran Berbangsa dan Bernegara

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Kamis, 23 September 2021 | 13:48 WIB
Padangsidimpuan, NAWACITAPOST -  Membangun Kesadaran Berbangsa dan Bernegara kepada pemuda dan seluruh elemen bangsa merupakan hal penting yang tidak dapat dilupakan oleh bangsa ini, karena semuanya merupakan penerus bangsa yang tidak dapat dipisahkan dari perjalan panjang bangsa ini.

Baca Juga : Lapas Kelas III Kotanopan Kanwil Kemenkumham Sumut, Hadiri Acara Evaluasi dan Monitoring Penggunaan Anggaran dan Pengelolaan BMN



Sejalan dengan hal tersebut, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Padangsidimpuan melaksanakan Upacara Bendera, untuk mewujudkan kesadaran berbangsa dan bernegara bagi pegawai dan warga binaan, sekaligus penandatanganan Ikrar setia kepada NKRI bagi terpidana terorisme. Kamis, (23/9/2021).



Dua orang terpidana terorisme jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD), menyatakan ikrar setia kepada NKRI yang diawali dengan pembacaan ikrar, penandatanganan, serta penciuman bendera Merah Putih. Hal ini merupakan implementasi hasil program deradikalisasi, yaitu sebagai pengikat tekad dan semangat, serta penegasan untuk bersedia kembali membangun kehidupan berbangsa dan bernegara dalam bingkai NKRI.

Kalapas Padangsidimpuan, Indra Kesuma, A.Md.IP., SH., MH, dalam arahannya memberikan apresiasi kepada seluruh pegawai dan warga binaan atas kesiapsiagaannya untuk mengikuti rangkaian kegiatan upacara kesadaran berbangsa dan bernegara.

“Menjadi sebuah keharusan bagi kita semua, untuk ikut bertanggung jawab mengemban amanat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, oleh sebab itu melalui upacara ini diharapkan dapat membentuk kesadaran bagi kita semua akan pentingnya kesiapsiagaan serta kesadaran berbangsa dan bernegara yang harus kita bangun dalam setiap individu”, ungkap Kalapas Indra Kesuma.

Kesadaran berbangsa dan bernegara merupakan sikap kita yang harus sesuai dengan kepribadian bangsa yang selalu dikaitkan dengan cita-cita dan tujuan hidup bangsa. Kita dapat mewujudkannya dengan cara mencegah perselisihan didalam Lapas khususnya yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban. Kita harus menjadi perekat bagi semua elemen bangsa agar semuanya menjadi satu kesatuan yang utuh dan kokoh sehingga kita akan menjadi bangsa yang kuat.

“Narapidana yang sudah mengucapkan ikrar setia diharapkan dapat menjadi agen yang membantu pemerintah untuk memberikan pencerahan bagi orang-orang disekitarnya sehingga menghambat proses penyebaran radikalisme di masyarakat,” Ucap Kalapas Indra Kesuma sembari mengakhiri upacara.

(Humas Lapasid)

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini