Kamis, 4 Juni 2026

Layanan Prioritas, Imigrasi Jakarta Utara Terima 1.100 Ajuan Lewat Eazy Paspor

Photo Author
Reski kurnia, Nawacita Post
- Rabu, 22 September 2021 | 11:32 WIB
Jakarta, NAWACITAPOSTEazy Paspor merupakan program baru yang diluncurkan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM sebagai akses pelayanan paspor di masa pandemi Covid-19. Eazy Paspor adalah pelayanan secara kolektif yang dilakukan tanpa mengharuskan pemohon untuk menyambangi langsung ke kantor imigrasi, melainkan layanan ini dapat diakses di lokasi rumah pemohon.

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara (Jakut) salah satunya, sudah mulai menggunakan layanan jemput bola, Eazy Paspor sebagai program prioritas. Eazy Paspor bertujuan untuk memutus rantai penularan Covid-19 dengan menghindari kerumunan dan phsical distancing.



"selama Pandemi kami memberikan pelayanan bagi WNI yakni Eazy Paspor. Layanan ini sebagai kemudahan yang diberikan kami kepada masyarakat, dengan petugas mendatangi langsung pemohon. Hal ini bertujuan untuk memutus penularan Covid-19," urai Kakanim Sandi Andaryadi kepada Nawacitapost di Jakarta, Selasa (19/09/2021).

Saat ini Kantor Imigrasi Jakut sudah melaksanakan Eazy Passport di beberapa lokasi seperti perumahan, sekolah, apartement, cluster, dan lainnya.

Berikutnya, prosedur permohonan sangat mudah, pemohon cukup menghubungi pengurus RT atau RT setempat dan mengajukan permohonan, kemudian pihak RT RW akan berkordinasi secara langsung dengan pihak Imigrasi, kemudian secara kolektif dilakukan pelayanan di lokasi tersebut. Dalam pelaksanaannya, petugas Imigrasi akan melakukan pengecekan terlebih dahulu lokasi dan jumlah pemohon, kemudian diberikan penjadwalan. Imigrasi membuka beberapa booth untuk melakukan foto, wawancara dan pengambilan sidik jari.

-


Kuota pemohon perharinya dibatasi hanya 10 orang perjam. Saat ini Kantor Imigrasi Jakut tercatat leih dari 1.100 pemohon melalui Eazy Paspor yang sudah digelar di wilayah Kelapa Gading, Ancol, PIK, dan Penjaringan.

"saat ini menurut data yang sudah kami himpun, bahwa kami sudah menerbitkan sekitar 1.100 pemohon melalui Eazy Paspor," jelas Kakanim Jakut.

Disisi lain, Sandi menuturkan Kanim Jakut masih mempersiapkan beberapa inovasi dalam menggapai predikat WBK (Wilayah Bebas Dari Korupsi) dan selanjutnya akan meneruskan ke WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani). Dibuktikan dengan media pengukuran kinerja yakni IPK (Indeks Persepi Korupsi) dan Ideks Pelayanan Masyarakat (IPM) dengan menunjukkan nilai yang cukup tinggi diatas 95.

"zona integritas kita punya penilaian kinerja IPK dan IPM yang nilainya cukup tinggi dan sangat menggembirakan. Nilainya diatas 90, IPK kita diatas 95 dan IKM juga nilainya oke dari januari menunjukan angka di atas 90," ujarnya.

-


Sedangkan kedepannya, Kanim Jakut akan selalu memberi pelayanan terbaik terhadap masyarakat umum, mempertahankan untuk tidak adanya praktek korupsi dalam memberikan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat.

Sebagai informasi, beberapa tahun terakhir Kanim Jakut menerima penghargaan dari Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia terkait dengan telah dilakukannya pemusnahan arsip yang dilakukan secara rutin.

Mengenai pandangannya terhadap Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Yasonna Laoly, Sandi mengatakan, Yasonna H. Laoly adalah sosok luar biasa dengan berkontribusi selama dua periode dan patut dijadikan contoh.

"beliau sosok yang luar biasa untuk kita, dengan dua periode merupakan prestasi yang membanggakan. Dengan lamanya berkontribusi dalam Kemenkumham, beliau sangat menguasai segala persoalan pekerjaan yang diamanahkan pada beliau saat ini. Sebab Kemenkumham merupakan kementerian besar yang terdiri dari 11 eselon satu unit utama dan kurang lebih 800 satuan kerja," pungkas Sandi.

Editor: Reski kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini