NAWACITAPOST.COM - Dalam rangka mewujudkan Pembangunan Zona Integritas menuju WBK Lapas Siborongborong terus berinovasi untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat dan warga binaan. Salah satu inovasi terbaru adalah layanan pengaduan melalui WhatsApp khusus bernama Pengaduan Lasibor.
Layanan ini memungkinkan masyarakat untuk mengajukan keluhan dan saran dengan lebih mudah dan cepat serta QR Code ditempel di ruang layanan kunjungan untuk memudahkan akses pengaduan, Selasa (14/05/24).
Lapas Siborongborong juga memperkenalkan Emon (E-Money), sebuah sistem untuk mengurangi peredaran uang tunai di lingkungan Lapas Siborongborong. Inisiatif ini bertujuan untuk membuat Lapas Siborongborong bebas dari peredaran uang tunai, sehingga mengurangi potensi penyalahgunaan dan meningkatkan transparansi keuangan.
Selain itu, Lapas Siborongborong menyediakan "Surati Napi Kita", sebuah kotak saran yang khusus disediakan bagi warga binaan. Kotak saran ini diharapkan dapat menjadi saluran komunikasi yang efektif bagi warga binaan untuk menyampaikan aspirasi dan kebutuhan mereka.
Baca Juga: Kanwil Kemenkumham Sumut Laksanakan Sidang Verifikasi Permohohonan Pasal 3A PP Nomor 21 Tahun 2022
Kepala Lapas Siborongborong, Krisman Ziliwu menegaskan bahwa inovasi-inovasi ini harus memberikan dampak nyata kepada masyarakat. Untuk setiap perubahan yang dilakukan, masyarakat diharapkan merasakan peningkatan kualitas layanan yang signifikan. Jika masyarakat merasa kurang puas dengan layanan yang diberikan, Lapas Siborongborong siap memberikan kompensasi layanan sebagai bentuk tanggung jawab,” jelasnya.
Tim Itjen (TPI) area III yang dipimpin, Agung Natanael bersama timnya juga mengingatkan bahwa tugas dan fungsi (Tusi) yang melekat di Lapas bukan merupakan inovasi. Inovasi haruslah sesuatu yang baru dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan warga binaan.
Dengan berbagai inovasi ini, Lapas Siborongborong terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan dan menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi semua pihak yang terlibat. Masyarakat diharapkan dapat merasakan perubahan positif dari setiap inovasi yang diimplementasikan, sementara warga binaan mendapatkan dukungan yang lebih baik dalam proses rehabilitasi mereka.
Artikel Terkait
Kadivmin Kanwil Kemenkumham Sulsel Pantau Desk Evaluasi Pembangunan ZI Rutan Selayar Menuju WBK Secara Daring
Siap Menuju WBK, Lapas Pemuda Kelas III Langkat Kanwil Kumham Sumut Tunjukkan Semangat Kepada Tim Penilai
Menkumham Pimpin Delegasi RI dalam Konferensi Diplomatik di WIPO Jenewa
Jalani Desk Evaluasi oleh Itjen Kemenkumham, Lapas Sibolga Kanwil Kemenkumham Sumut di Jalur Tepat Menuju WBK
Lantik Notaris Pengganti, Kakanwil Kalimantan Barat: Notaris Pengganti Punya Peranan Penting