Baca Juga : PPATK Dan Penyidik Polri Blokir Rekening Eks FPI, Munarman Tak Berdaya
Yang menarik dari tertangkapnya 26 anggota eks FPI adalah pengakuan dua simpatisan FPI yang berbaiat ke Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) pada tahun 2015 silam. Bukan hanya itu, mereka (eks FPI) itu menyebut eks Sekretaris Umum FPI, Munarman turut hadir dalam acara tersebut.
Seperti yang sudah-sudah. Bantahan dilontarkan, melalui mantan FPI Sulawesi Selatan Agus Salim Syam membantah narasi ormas yang pernah diikutinya berbaiat ke ISIS. Dia menegaskan isu tersebut sudah dibantah pada 2015.Munarman hanya hadir sebagai narasumber, kata Agus.
Dari pernyataan Agus, yang jelas dan pasti Munarman hadir. Apalagi sebagai narasumber. Sebab bisa, saja dalam penyampaiannya itu mungkin 2 orang itu mendengar perkataan yang disampaikan Munarman tentang bait ke ISIS.
Rekam jejak Munarman, semenjak meninggalkan atau mungkin tidak diperpanjang jabatannnya sebagai Ketua Umum YLBHI, sepak terjangnya saat masih di FPI dan eks FPI perkataan dan perbuatan bohongnya menjadi besar. Terakhir saja, tentang 6 orang eks FPI yang tewas karena melawan polisi, Munarman dengan enteng dan gampangnya menyatakan bahwa 6 eks FPI itu tidak melawan ketika dilumpuhkan Polisi. Padahal saat Polisi gelar perkara dan mengundang Komnas HAM (walaupun lembaga itu tak hadir) secara gamblang dan jelas, ada penyerangan yang dilakukan pengawal Rizieq Shihab itu.
Seandainya satu dari enam orang eks FPI itu masih hidup, kemudian melakukan pengakuan (seperti yang dilakukan 2 orang eks FPI Makasar), Munarman bisa dipastikan terpojok, tak bisa berkelit. Jadi, siap-siap saja Munarman dipanggil Rizieq Shihab untuk menemaninya (ditahan).