NAWACITApost.com – Jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua (Kanwil Kemenkumham Papua) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) dengan menggelar upacara pada Rabu, (29/11/2023). Sebagai organisasi yang beranggotakan Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMN, BUMD, dan anak perusahaannya, KORPRI memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan nasional dan melayani kepentingan Publik.
Upacara Peringatan HUT ke-52 KORPRI 2023 di Papua digelar bertempat di Halaman Utama jalan Raya Abepura, Nomor 37 Kota Raja, Kota Jayapura Provinsi Papua mengusung tema “KORPRIKAN INDONESIA”. Tema tersebut mengandung harapan agar anggota KORPRI lebih bersemangat dalam bekerja dan berkontribusi melayani kepentingan publik dan mewujudkan fungsinya sebagai perekat persatuan bangsa sehingga mewarnai proses pembangunan nasional.
Dalam Sambutan Ketua Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Zudan Arif Fakrulloh yang dibacakan Kakanwil, Anthonius M. Ayorbaba menyebut tujuan HUT ke-52 KORPRI yang dirayakan serentak di seluruh Indonesia Mengajak anggota KORPRI untuk meneguhkan netralitas dan profesionalisme serta meningkatkan kinerja terutama di bidang pelayanan publik dan kepedulian seluruh anggota KORPRI terhadap masyarakat, Meningkatkan netralitas dan semangat profesionalisme kepada seluruh ASN, Memantapkan fungsi organisasi KORPRI sebagai perekat pemersatu bangsa dalam mendukung pembangunan nasional, Meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani, meningkatkan kepedulian sosial dan lingkungan.
Dikatakan juga, saat ini terjadi perubahan yang sangat cepat karena dua hal besar yaitu karena perkembangan teknologi dan karena perubahan harapan masyarakat yang terus meningkat.
"Dua faktor besar pengubah kehidupan ini harus disikapi oleh KORPRI. Saat ini dunia sudah digerakan oleh AI (Artificial inteleigence), IoT (internet of thing), Big Data, sistem dan algoritma pemrograman, coding, maupun verifikasi biometrik sehingga kita tidak bisa lagi menggerakan pemerintahan dengan cara-cara lama," ujarnya.
"Masyarakat sangat berharap pemerintah memberikan pelayanan yang lebih cepat, lebih mudah, lebih akurat. Layanan saat ini sudah harus bisa diakses secara online, cepat dan tepat," ungkapnya.
Untuk itu, diminta KORPRI mampu membaca dan menjawab perubahan ini guna mengembangkan birokrasi Indonesia yang betul-betul mampu menjadi motor penggerak menuju Indonesia Emas 2045.