Namun, asal-usul sebenarnya dari Lily, anak adopsi Nagita Slavina, akhirnya terkuak. Merry Ahmad, asisten Raffi Ahmad, mengungkapkan bahwa Lily sebenarnya berasal dari sebuah yayasan.
Baca Juga: Pesan Bijak Billy Syahputra ke Chandrika Chika Viral di Media Sosial Sebelum Kasus Narkoba
Merry juga membantah bahwa Lily berasal dari Palestina. Ia menjelaskan bahwa bayi tersebut dibawa oleh Caca Tengker, adik Nagita, dari yayasan. Lily kemudian dirawat bergantian oleh Nagita dan Merry.
"Katanya Baby Lily itu yang dari orang ngasih ke yayasan gitu, tahunya aku sih seperti itu. Cuma ngasuh doang," kata Merry di program Pagi Pagi Ambyar Trans TV.
"Nggak bukan (datang ke yayasan). Kalau nggak salah Mbak Caca nitip ke Mbak Gigi nanti diasuh bergantian. Dari Indonesia setahu aku, bukan (dari Palestina)," lanjutnya.
Meskipun hanya bersama sebentar, Rafathar dan Rayyanza diketahui sudah menyukai kehadiran Lily. Merry mengungkapkan bahwa keduanya terlihat senang dengan keberadaan Lily, yang tergolong tenang dan tidak rewel.
Baca Juga: NewJeans Diduga Plagiat Konsep Girl Grup dari Jepang, Netizen Sebut Ini Karma
Meski begitu, Nagita Slavina dan Raffi Ahmad belum memiliki keinginan untuk mengadopsi Lily secara resmi.
Merry mengungkapkan bahwa Nagita menyatakan bahwa proses adopsi Lily akan memerlukan persetujuan dari seluruh anggota keluarga. Nagita menegaskan bahwa dia akan meminta persetujuan dari anak-anaknya terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mengadopsi Lily secara sah.
Meskipun demikian, Merry menegaskan bahwa Raffi, Rafathar, dan Rayyanza sudah menyukai Lily, meskipun keputusan akhir masih memerlukan persetujuan dari seluruh keluarga.
Artikel Terkait
NewJeans Diduga Plagiat Konsep Girl Grup dari Jepang, Netizen Sebut Ini Karma
Kim Soo Hyun Tak Bisa Hadir di Acara Perpisahan 'Queen of Tears', Ini Alasannya
Foto Serasi Millendaru dan Wijin Jadi Sorotan di Media Sosial, Jalin Hubungan?
Lirik Lagu 'If U Could See Me Cryin' in My Room' oleh Arash Buana dan Raissa Anggiani
Pesan Bijak Billy Syahputra ke Chandrika Chika Viral di Media Sosial Sebelum Kasus Narkoba