NAWACITAPOST.COM - Belakangan ini, media sosial, khususnya X (sebelumnya Twitter), tengah diramaikan oleh tagar #KaburAjaDulu.
Tagar ini digaungkan oleh warganet Indonesia sebagai bentuk ekspresi ketidakpuasan terhadap kondisi ketenagakerjaan di dalam negeri, sekaligus mencerminkan keinginan untuk mencari peluang yang lebih baik di luar negeri.
Setiap tahunnya, ribuan warga Indonesia memang memilih bekerja di luar negeri sebagai pekerja migran.
Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) secara rutin merilis data terkait jumlah diaspora Indonesia yang tersebar di berbagai negara.
Baca Juga: Heboh! Hastag 'Kabur Aja Dulu' Trending di Media Sosial, Apa Sebenarnya?
Berdasarkan laporan tahunan BP2MI 2024, jumlah pekerja migran Indonesia di seluruh dunia mencapai 297.434 orang, mengalami kenaikan sebesar 0,11% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat 297.108 pekerja.
Adapun negara tujuan utama bagi pekerja migran Indonesia masih didominasi oleh kawasan Asia, dengan rincian sebagai berikut:
- Hong Kong – 99.773 pekerja
- Taiwan – 84.581 pekerja
- Malaysia – 51.723 pekerja
- Jepang – 12.720 pekerja
- Singapura – 10.819 pekerja
- Korea Selatan – 10.750 pekerja
- Arab Saudi – 7.759 pekerja
- Italia – 3.535 pekerja
- Brunei Darussalam – 3.183 pekerja
- Turki – 2.630 pekerja
Fenomena ini menunjukkan bahwa banyak masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda, melihat luar negeri sebagai opsi yang lebih menjanjikan dalam hal pekerjaan dan kehidupan yang lebih baik.