NAWACITApost.com - Demam scarlet atau scarlet fever adalah penyakit infeksi yang ditandai dengan demam tinggi, nyeri tenggorokan, serta ruam kemerahan di seluruh tubuh. Gejala dari demam scarlet biasanya muncul pada 2–4 hari setelah terinfeksi bakteri Streptococcus pyogenes.
Scarlet fever adalah kondisi yang lebih sering dialami oleh anak berusia 5–15 tahun. Namun, tidak menutup kemungkinan kondisi tersebut juga bisa terjadi pada orang dewasa.
Pengobatan Demam Scarlet
Pengobatan demam scarlet dilakukan untuk meredakan gejala, mengurangi risiko penularan ke orang lain, serta mencegah terjadinya komplikasi. Berikut adalah sejumlah penanganan yang umum dilakukan untuk mengobati demam scarlet.
1. Pemberian Obat-obatan
Untuk menangani scarlet fever, dokter dapat memberikan antibiotik, seperti amoxicillin atau penicillin yang perlu dikonsumsi oleh pasien selama 10 hari. Namun, jika pasien memiliki riwayat alergi terhadap amoxicillin, dokter biasanya akan meresepkan jenis antibiotik lain, misalnya seperti erythromycin.
Demam biasanya dapat turun dalam kurun waktu 24 jam setelah minum obat antibiotik, namun konsumsi antibiotik wajib diteruskan hingga 10 hari agar penyakit dapat sembuh sepenuhnya. Selain itu, minum obat antibiotik juga diperlukan untuk mencegah terjadinya resistensi (kekebalan) bakteri dan menghindari risiko komplikasi. Kepatuhan pasien terhadap pengobatan sangat penting guna mendapatkan efek pengobatan yang diinginkan secara optimal.
Selain antibiotik, penanganan scarlet fever juga dapat dilakukan dengan memberikan obat paracetamol untuk membantu meredakan gejala demam dan nyeri tenggorokan. Apabila pasien mengeluhkan gatal-gatal pada ruam, dokter dapat memberikan losion yang mengandung calamine atau obat antihistamin.
2. Perawatan Mandiri
Selain pemberian obat-obatan, pasien demam scarlet juga dianjurkan untuk melakukan sejumlah perawatan mandiri di rumah, seperti:
- Mengonsumsi makanan yang mudah ditelan dan bertekstur lembut, seperti sup hangat, bubur, atau jus buah.
- Memperbanyak minum air putih untuk membantu meredakan nyeri tenggorokan dan mencegah dehidrasi.
- Berkumur menggunakan larutan air garam untuk membantu mengurangi bengkak dan nyeri pada tenggorokan.
- Mengonsumsi permen pelega tenggorokan.
- Menggunakan pelembap udara. Ini diperlukan karena udara yang terlalu kering berisiko memperburuk iritasi pada tenggorokan.
- Menghindari zat iritan yang dapat memperburuk nyeri tenggorokan, seperti asap rokok atau produk pembersih.
Pencegahan Demam Scarlet
Pada dasarnya, pencegahan scarlet fever dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan di sekitar anak sebaik mungkin. Adapun sejumlah langkah pencegahan scarlet fever yang penting untuk diajarkan kepada anak adalah sebagai berikut;
- Mencuci tangan dengan sabun antiseptik dan air mengalir sebelum dan setelah makan, serta sesudah menggunakan toilet.
- Tidak menggunakan atau berbagi peralatan makan bersama dengan orang lain, terutama dengan orang yang sedang sakit.
- Tidak berbagi makanan atau minuman dengan orang lain guna menghindari risiko menyebarnya bakteri penyebab scarlet fever.
- Menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin.
- Mencuci alat makan dan mainan menggunakan sabun antiseptik dan air panas setelah digunakan.