NAWACITApost.com - Memelihara dan menyayangi anabul baik anjing maupun kucing tidak hanya sekedar mengajak main, memberi makan atau membelikan aksesoris imut yang bisa mereka pakai. Namun sangat penting untuk juga memperhatikan kesehatannya.
Salah satunya adalah melakukan pencegahan agar anabul kita tidak terkena rabies. Penyakit ini sering disebut penyakit “anjing gila” karena sebagian besar kasus pada manusia diakibatkan gigitan anjing.
Sebetulnya apa yang menyebabkan hewan terkena rabies?
Rabies dapat ditularkan ke anabul Anda jika dia digigit hewan rabies lainnya seperti kelelawar atau rakun. Peliharaan juga bisa terkena rabies jika air liur dari hewan rabies masuk ke mata, mulut, hidung atau luka terbuka anabul Anda. Rabies adalah penyakit yang sangat mematikan dengan tingkat kematian 99,9%. Oleh karena itu, sangat penting menjaga anabul kita agar jangan sampai terkena rabies.
Bagaimana ciri jika anabul terkena rabies?
Virus rabies berdampak pada sistim saraf pusat. Gejala biasanya muncul 3–8 minggu setelah hewan terinfeksi virus rabies. Berikut adalah ciri anabul yang terkena rabies, yang kamu perlu ketahui
- Tampak gelisah atau ketakutan
- Lebih agresif atau galak dari biasanya
- Bereaksi berlebihan atau sensitif terhadap cahaya, suara dan sentuhan
- Air liur berlebih
- Susah makan dan minum
- Jalan terhuyung dan susah berjalan
- Jika menemukan kondisi anabulmu seperti ciri tersebut, segera bawa peliharaan ke tenaga kesehatan.