NAWACITApost.com – Baru-baru ini infeksi virus nipah menggegerkan India. Adanya hal ini bermula setelah dua orang warga dari Kerala negara bagian di India meninggal akibat terinfeksi virus ini.
Adanya virus nipah ini kemudian pemerintah setempat melakukan tes kepada lebih dari 700 orang telah diidentifikasi sebagai kontak dekat dan sedang menjalani tes virus corona.
"Kami fokus melakukan pelacakan pada orang yang melakukan kontak dan terinfeksi. Serta melakukan isolasi pada siapapun," ujar Menteri Kesehatan bagian Kerala, Veena George.
Lantas apa sebenernya virus nipah itu? dan bagaimana penularannya?
Dikutip dari Infeksi Emerging Kemenkes, virus nipah (NiV) yang termasuk ke dalam genus Henipavirus dan famili Paramyxoviridae. Virus Nipah termasuk dalam penyakit zoonotik, yang berarti virus ini dapat menyebar antara hewan dan manusia.
Sebelumnya, virus nipah pertama kali diidentifikasi berdasarkan laporan wabah yang terjadi pada peternak babi di sebuah desa di Sungai Nipah, Malaysia pada tahun 1998-1999 yang berdampak hingga Singapura.
Mengutip dari Disease Control and Prevention (CDC), penyebaran Virus Nipah (NiV) dapat menyebar ke manusia melalui beberapa hal antara lain:
- Kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi, seperti kelelawar atau babi, atau cairan tubuh mereka (seperti darah, air seni, atau air liur)
- Mengkonsumsi produk makanan yang telah terkontaminasi oleh cairan tubuh hewan yang terinfeksi (seperti nira kelapa sawit atau buah yang terkontaminasi oleh kelelawar yang terinfeksi)
- Kontak dekat dengan orang yang terinfeksi NiV atau cairan tubuh mereka (termasuk tetesan hidung atau pernapasan, air seni, atau darah)