gaya-hidup

Jelang 1 Muharram 1445 H, Bolehkan Selamatan Malam 1 Suro ?

Kamis, 13 Juli 2023 | 22:27 WIB
1 Muharram 1445 H kesalahan perayaan tahun baru menurut islam

NAWACITAPOST.COM - Muslim di seluruh dunia termaksud Indonesia akan menyambut datangnya bulan Maharram.

Di Indonesia, sebelum tanggal 1 Muharram. masyarakat ada yang menggelar selamatan atau merayakan tradisi malam satu suro.

Lantas, apakah acara kenduri atau selamatan pada malam 1 suro, apa hukumnya?

Umar bin Khatab radhiyallahu ‘anhu menjabat sebagai khalifah, beliau mendapat sepucuk surat dari Abu Musa al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu, yang saat itu bertugas sebagai gubernur untuk daerah Bashrah. Dalam surat itu, Abu Musa mengatakan:

إنه يأتينا من أمير المؤمنين كتب، فلا ندري على أيٍّ نعمل، وقد قرأنا كتابًا محله شعبان، فلا ندري أهو الذي نحن فيه أم الماضي

“Telah datang kepada kami beberapa surat dari amirul mukminin, sementara kami tidak tahu kapan kami harus menindaklanjutinya. Kami telah mempelajari satu surat yang ditulis pada bulan Sya’ban. Kami tidak tahu, surat itu Sya’ban tahun ini ataukah tahun kemarin.”

Kemudian Umar mengumpulkan para sahabat, beliau berkata kepada mereka:

ضعوا للناس شيئاً يعرفونه

“Tetapkan tahun untuk masyarakat, yang bisa mereka jadikan acuan.”

Ada yang usul, kita gunakan acuan tahun bangsa Romawi. Namun usulan ini dibantah, karena tahun Romawi sudah terlalu tua. Perhitungan tahun Romawi sudah dibuat sejak zaman Dzul Qornain.

Setelah dilakukan diskusi yang panjang, usul kanan-usul kiri, hingga akhirnya diputuskan kalender bagi kaum muslimin. Tahun pertama adalah hijrahnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ke Madinah, dan bulan Muharam ditetapkan sebagai bulan pertama dalam kalender hijriyah.

(Mahdhu ash-Shawab, 1/316, dinukil dari Fashlul Khithab fi Sirati Ibnul Khatthab, Dr. Ali Muhammad ash-Shalabi, 1/150)

 

Tags

Terkini