gaya-hidup

Jelang 1 Muharram 1445 H, 8 Kesalahan Dalam Perayaan Tahun Baru Menurut Islam

Selasa, 11 Juli 2023 | 12:05 WIB
1 Muharram 1445 H kesalahan perayaan tahun baru menurut islam

NAWACITAPOST.COM - Seluruh muslim akan merasakan pergantian tahun 1445 Hijriah. Lantas, bagaimana hukum merayakan tahun baru islam, 1 Muharram 1445 H bagi seorang muslim ?

Ulama besar Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid dalam Fatawa Al-Islam Sual wa Jawab no. 240949 menyatakan bahwa ikut serta dalam merayakan tahun baru.

Jadi, perkara baru yang tak diajarkan serta tak ada tuntunannya merupakan perbuatan mungkar yang tak boleh dilakukan seorang muslim.

Jadi, kaum muslim hanya memiliki dua hari raya yakni Idul Fitri dan Idul Adha. OIeh karena itu, meniru perbuatan yang tak sesuai ajaran Nabi Muhammad adalah perkara baru.

Meniru-niru perayaan non-muslim tidaklah keluar dari dua perkara yakni Bidah dan Tasyabbuh dengan orang kafir.

Berikut ini 8 kesalahan dalam perayaan tahun baru menurut islam.

1. Dilihat dari sejarah lahirnya, tahun baru pertama kali dirayakan oleh orang kafir pada 1 Januari 45 SM (sebelum masehi). Perayaan ini berarti bukan dari Islam.

2. Merayakan tahun baru berarti mengikuti perayaan orang kafir, inilah namanya tasyabbuh.
Tasyabbuh pada perayaan orang kafir itu terlarang.

3. Merayakaan tahun baru berarti membuat hari raya baru padahal hari raya umat Islam hanyalah Idulfitri dan Iduladha.

4. Mengucapkan selamat tahun baru atau happy new year merupakan ucapan selamat yang tidak dibolehkan karena perayaannya tidak disyariatkan.

5. Merayakan tahun baru bisa sampai meninggalkan shalat padahal meninggalkan shalat sekali saja telah melakukan dosa besar yang lebih parah dari berzina dan main judi.

6. Merayakan tahun baru termasuk begadang tanpa ada keperluan, padahal Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang begadang setelah Isya tanpa ada hajat.

7. Merayakan tahun baru termasuk tabdzir, buang-buang harta untuk tujuan yang salah.

8. Pada malam tahun baru, kaum muslimin ikut-ikutan membunyikan terompet dan lonceng yang merupakan syiarnya orang Yahudi dan Nasrani. (****)

Tags

Terkini