NAWACITApost.com, Gaya Hidup - Setiap tanggal 5 bulan 5 Imlek, orang-orang Tionghoa akan merayakan Peh Cun. Pada hari tersebut, mereka akan menjalankan berbagai tradisi, seperti menyelenggarakan lomba dayung perahu naga dan memakan bakcang.
Peh Cun dapat ditelusuri dari kisah seorang negarawan bernama Qu Yuan. Ia merupakan seorang menteri dari negara Chu, yang hidup pada Zaman Negara Berperang (Warring States Period).
Pada suatu ketika, Qu Yuan merengkuh sebongkah batu besar, dan menceburkan dirinya ke Sungai Miluo. Para nelayan pun panik. Mereka mencari-cari tubuh Qu Yuan yang seketika hilang di kedalaman air. Mereka juga tidak percaya bahwa seorang menteri yang begitu gagah dan bijaksana telah bunuh diri.
Di Yogyakarta, perayaan digelar mulai hari ini hingga besok (21-22 Juni 2023). Perayaan Peh Cun dipusatkan di Pantai Parangtritis, Bantul. Masyarakat dapat mengikuti acara ini mulai pukul 16.00 WIB.
Ada banyak acara yang telah disiapkan panitia mulai dari penghormatan bersama naga dan barongsai. Kemudian tarian pembuka 'Bambangan Cakil Yakso', tarian 'Xin Fuk De Hay Tze, hingga penampilan wushu.
Pada hari pertama, bakal dihadiri Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono untuk memberikan sambutan. Kegiatan kemudian dilanjutkan doa bersama dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), pembakara liong, dan ditutup pelarungan sesaji.
Pada hari kedua, acara dimulai pukul 11.30 WIB dengan doa bersama. Kemudian dilanjutkan mendirikan telur, dan ditutup dengan pelarungan sesaji.