Jakarta, NAWACITApost.com - Moeldoko Center berkolaborasi dengan PT Meccaya dan Majelis Umat Nyingma Indonesia (MUNI) untuk menyalurkan bantuan kepada para korban kebakaran Depo Plumpang, Jakarta Utara. Pada kesempatan ini, PT Meccaya menyerahkan sebuah mobil emergency respone Lukajel untuk korban yang mengalami luka-luka dan sakit. Sedangkan MUNI memberikan bantuan berupa beras, obat-obatan, makanan, susu, dan air mineral.
"Kami bekerja sama dengan tenaga medis yang dikoordinasi oleh dokter Derryl dari tim Moeldoko Center untuk membantu para pengungsi korban kebakaran Plumpang," kata President Director PT Meccaya Ricky Surya Prakasa, dalam keterangan pers, dikutip Minggu (26/3/2023).
Ricky mengatakan, bantuan dari PT Meccaya dan MUNI disalurkan ke kantong pengungsian warga di wilayah kelurahan Rawa Badak Selatan, PTRA Rasela, dan PMI Jakarta Utara. Berdasarkan data pengungsi, jumlah korban di wilayah kelurahan Rawa Badak Selatan, PTRA Rasela berjumlah total 300 orang termasuk lansia, balita, dewasa, anak, remaja, wanita hamil dan penyandang disabilitas. Sementara, data pengungsi di PMI Jakarta Utara berjumlah 121 jiwa.
"Para korban membutuhkan suplai obat-obatan termasuk obat luka bakar, membutuhkan makanan dan juga pakaian," ujar Ricky.
Ricky menjelaskan, perusahaannya berupaya tetap peduli dan tanggap terhadap bencana yang terjadi di Indonesia. "Tahun ini kami alokasikan dana CSR sebesar Rp2 miliar," ujarnya.
Selain alokasi untuk korban kebakaran di Plumpang, PT Meccaya juga menyalurkan bantuan untuk warga korban erupsi Gunung Merapi bekerja sama dengan MUNI. Marketing Manager PT Meccaya Tia Oktaviani mengatakan, bantuan untuk korban erupsi Gunung Merapi berupa 700.000 masker medis dengan sasaran para korban erupsi dan masyarakat sekitar Merapi yang terkena hujan abu vulkanik.
Penyaluran dipusatkan di Kecamatan Borobudur dan diserahterimakan kepada Camat Borobudur Subiyanto dan Camat Muntilan Amin Sundrajat. Penyaluran bantuan juga disampaikan kepada warga Desa Ngablak, Desa Pakis, Desa Banyusidi, Jawa Tengah.