gaya-hidup

Bergaji Rp541 juta/ Bulan Di Netflix, Pria Ini Putuskan Resign, Alasannya Karena Bosan

Selasa, 7 Juni 2022 | 14:52 WIB
Nawacitapost.com

Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Pria bernama Michel Lin sudah bekerja di Netflix selama 4 tahun lamanya. Namun, Lin memutuskan untuk resign karena ia merasa sudah tidak menikmati pekerjaan tersebut alias sudah bosan.

Dikutip dari Business Insider, Senin (6/6/2022), Lin sendiri mulai bekerja di Netflix sejak 2017 dengan menjadi programer senior, setelah sebelumnya bekerja di Amazon.

Bekerja di Netflix, ia pun mendapatkan gaji US$ 450 ribu atau setara Rp6,5 miliar dalam setahun, atau setara Rp541 juta dalam sebulan. Tak hanya itu, setiap harinya ia juga mendapatkan makanan gratis dan memiliki waktu luang tanpa batas. Namun pada Mei 2021, semuanya berakhir. Ia resmi meninggalkan Netflix.

Semua bermula sejak 2 tahun lalu. Kala itu, ia mengklaim jika kilaunya sudah memudar. Ditambah lagi dengan COVID-19 yang tiba-tiba saja datang menerjang, membuat kantor ditutup sehingga ia tak bisa bersosialisasi secara langsung, membuatnya semakin merasa kehilangan semangat.

"Satu-satunya yang tersisa adalah pekerjaan itu sendiri, dan saya tidak menikmati pekerjaan itu lagi," katanya.

Peluangnya untuk berganti peran di perusahaan itu pun terbilang kecil. Dia sempat mencoba melamar beberapa pekerjaan manajer produk di Netflix, tetapi tidak berhasil.

Kondisi itu membuat semangatnya dalam bekerja semakin mengendur hingga hal itu berdampak pada kinerjanya. Pada April 2021, ia pun mendapat penilaian oleh sang manajer jika kinerjanya semakin memburuk. Bahkan, ia sampai diberikan peringatan jika ia harus meningkatkan performa jika masih ingin berada di tim.

2 minggu kemudian, Lin pun memutuskan untuk mengakhiri karir di perusahaan itu. Pengunduran dirinya itu membuat orang tua Lin sangat keberatan, begitu juga dengan mentor dan para koleganya di Netflix juga turut memintanya untuk mempertimbangkan kembali, mengingat Lin pada saat itu belum memiliki pekerjaan lain.

Ia awalnya mengira setelah berhenti bekerja, ia susah untuk bersosialisasi dengan orang baru. Tapi ternyata ia salah, ia justru dengan mudah bertemu dengan banyak orang dan mengklaim sekarang dirinya merasakan ketenangan yang mendalam.

Tags

Terkini