gaya-hidup

4 Tradisi Budaya Ekstrem Yang Ada Di Indonesia, Potong Jari Salah Satunya

Senin, 30 Mei 2022 | 14:50 WIB
nawacitapost.com

Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya akan budayanya, mulai dari rumah adat, tarian, lagu, alat musik, hingga tradisi daerah. Selain indah akan pariwisata dan terkenal dengan kekayaan budayanya, Indonesia juga dikenal memiliki banyak tradisi-tradisi ekstrem. Tidak hanya terkenal di Indonesia, tradisi ini juga menjadi daya tarik tersendiri di mata dunia.

Tak heran jika banyak sekali wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri yang berkunjung ke suatu daerah yang memiliki nilai budaya tinggi. Salah satu budaya Indonesia yang menarik untuk dibahas adalah tradisi daerah. Tradisi daerah memang merupakan sebuah ikon suatu suku atau penduduk masyarakat yang dapat menarik perhatian publik, apalagi jika tradisi daerah tersebut cukup ekstrem. Mengutip dari berbagai sumber berikut ini adalah tradisi ekstrem yang ada di Indonesia yaitu:

  1. Tradisi Potong Jari - Papua


-
nawacitapost.com

Tradisi potong jari atau Iki Palek merupakan tradisi suku Dani, Papua. Meski dianggap ekstrem, tradisi Iki Palek ini ternyata memiliki makna mendalam.  Bagi Suku Dani, potong jari dilakukan untuk menunjukkan kesedihan yang mendalam saat ada anggota keluarga yang meninggal.

Jari bagi Suku Dani merupakan simbol dari keturunan, persatuan, dan kekuatan baik dalam diri manusia maupun keluarga. Jumlah jari yang dipotong menandakan jumlah anggota keluarga yang meninggal. Tradisi ini sebagian besar dilakukan oleh kaum perempuan Suku Dani.

  1. Tradisi Carok - Madura


-
nawacitapost.com

Kata Carok mempunyai arti pembunuhan sebagai upaya balas dendam terhadap seseorang atau sekelompok. Namun, Carok memiliki makna yang berbeda di mata masyarakat Madura karena hal ini merupakan pemulihan harga diri. Tradisi Carok sendiri merupakan tradisi Indonesia yang mana seseorang akan bertarung dengan menggunakan senjata celurit untuk menyelesaikan masalah tertentu.

Biasanya, permasalahan yang sering dipertarungkan berkaitan dengan harta, tahta, hingga soal perempuan. Bagi sebagian masyarakat Madura, hal ini dianggap wajar walaupun harus membahayakan keselamatan mereka.

  1. Tradisi Ngayau - Suku Dayak, Kalimantan


-
nawacitapost.com

Suku Dayak memang dikenal dengan kemampuannya yang magis. Tak heran, jika suku yang berada di pulau Kalimantan ini mempunyai tradisi daerah yang ekstrem, yaitu Ngayau. Ngayau merupakan tradisi berburu kepala musuh yang dilakukan oleh Suku Dayak. Perlu diingat, tradisi ini dilakukan hanya oleh anggota suku yang merasa dirinya sangat terancam.

Tradisi Indonesia ini sempat menghebohkan pada tahun 2001 yang mana para anggota Suku Dayak memburu para pendatang baru dari Madura karena mereka dianggap merampas sumber daya ekonomi di sana. Tragedi menyedihkan ini menghabiskan ratusan nyawa.

  1. Tradisi Ma’Nene – Toraja, Sulawesi Selatan


-
nawacitapost.com

Bukan lagi tentang saling melukai, tradisi ekstrem yang satu ini merupakan kegiatan membersihkan jasad para leluhur yang sudah meninggal beberapa tahun sebelumnya. Meskipun sudah tidak terlalu banyak masyarakat yang melakukan tradisi ini, namun di beberapa desa seperti Desa Pangala dan Desa Baruppu yang masih melaksanakan tradisi ini secara rutin.

Bagi masyarakat di Tana Toraja, Sulawesi Selatan, almarhum tidak benar-benar pergi. Tubuh mereka secara alami diawetkan di gua-gua selama upacara besar. Setahun sekali, dalam tradisi Ma'Nene yang menawan, jenazah orang yang meninggal dibawa pulang ke rumah, dimandikan, didandani, dan dirapikan, sebelum dibawa berkeliling desa seperti orang hidup. Mayat almarhum bahkan dikatakan berjalan sendiri.

Tags

Terkini