gaya-hidup

Mengenal Smilling Depression, Apakah Baik Untuk Diri Sendiri?

Jumat, 27 Mei 2022 | 15:08 WIB
nawacitapost.com

Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Senyum belum tentu berarti bahagia. Tentunya ada beberapa orang mencoba menyembunyikan kesedihan mereka dengan senyum yang indah. Orang  depresi biasanya diidentikkan dengan wajah sedih dan jarang tertawa. Tapi tahukah Anda? Ternyata ada jenis depresi yang penderitanya terlihat baik-baik saja, bahkan mereka tersenyum ketika tampil di depan umum.

Lantas apakah sebenarnya kondisi ini? Kondisi seperti ini kerap dikenal dengan sebutan smiling depression. Mengutip dari halodoc.com smiling depression atau ‘depresi yang tersenyum’ adalah istilah untuk seseorang yang hidup dengan depresi dalam dirinya, sambil tampak sangat bahagia atau puas di luar. Hingga saat ini, smiling depression memang belum digolongkan sebagai salah satu gangguan mental, tetapi kondisi ini dapat disebut sebagai gangguan depresi mayor dengan fitur atipikal.

Di balik topeng mereka yang tampak gembira dan bahagia, seseorang yang mengalami smiling depression memiliki perasaan putus asa, tidak berharga, dan tidak mampu melakukan apa-apa. Mereka berjuang dengan depresi dan kegelisahan dalam jangka waktu yang lama. Namun, disaat bersamaan rasa takut akan diskriminasi membuat pikiran mereka kabur, dan secara tak sadar berusaha untuk tampil bahagia di depan orang lain, seolah semuanya baik-baik saja.

Lalu bagaimanakah tanda-tanda seseorang yang mengalami smiling depression? Mengutip kumparan.com ternyata ada beberapa tanda-tanda seseorang mengalami smiling depression yaitu:

  1. Perubahan nafsu makan


Ada dua kemungkinan untuk perubahan nafsu makan pada saat seseorang mengalami smiling depression. Pertama, beberapa orang  makan terlalu banyak saat mereka depresi, sementara yang lain kehilangan nafsu makan saat mereka depresi. Perubahan berat badan biasanya juga ikut menjadi tanda dari perubahan nafsu makan ini.

  1. Perubahan kebiasaan tidur


Ada beberapa orang yang sulit bangun atau tidak ingin bangun tidur ketika mengalami depresi, karena tidak ingin memikirkan depresinya. Sementara, ada juga orang yang menjadi insomnia dan menunjukkan perubahan besar dalam kebiasaan tidurnya, seperti tetap terbangun di malam hari dan tidur di siang hari.

  1. Perasaan putus asa


Hal ini memang tidak terlalu terlihat, tetapi biasanya orang dengan depresi ini menunjukkan rasa bersalah yang tinggi dan sering merasa tidak berharga.

  1. Kehilangan minat dalam aktivitas


Seseorang dengan smiling depression mungkin tidak terlihat tertarik dengan aktivitas yang biasanya mereka sukai.

Tags

Terkini