Baca Juga: WBP Lapas Kelas III Gunungtua Kanwil Kemenkumham Sumut Melaksanakan Pengajian Rutin
5. Cari Tempat Berlindung yang Aman
Saat cuaca buruk melanda, carilah tempat berlindung yang aman seperti bangunan atau rumah yang memiliki sistem penangkal petir yang baik. Hindari tempat-tempat terbuka seperti lapangan atau kolam renang.
6. Jauhi Alat Elektronik dan Logam
Selama cuaca buruk, hindari menggunakan atau berada di dekat alat elektronik atau logam yang dapat menarik petir. Matikan ponsel, laptop, atau alat elektronik lainnya, dan jauhi benda-benda logam seperti pagar atau tiang listrik.
Baca Juga: WBP Lapas Kelas III Gunungtua Kanwil Kemenkumham Sumut Melaksanakan Pengajian Rutin
7. Jangan Berada di Air
Jika sedang hujan deras atau terjadi petir, hindari berada di air atau di sekitar air seperti kolam renang, sungai, atau danau. Air merupakan konduktor yang baik bagi petir, sehingga berisiko tinggi tersambar jika berada di dekatnya.
8. Kenali Tanda-tanda Bahaya
Penting untuk mengenali tanda-tanda bahaya petir, seperti gemuruh petir yang semakin dekat, kilatan cahaya yang semakin terang, atau rambut di kepala yang berdiri.
Jika Anda merasakan adanya tanda-tanda bahaya, segeralah mencari tempat perlindungan yang aman.
Baca Juga: Warga Binaan Nasrani Ikuti Ibadah Rutin di Aula Serba Guna Rutan Balikpapan
Peristiwa tragis tersambar petir saat bermain bola di Stadion Siliwangi adalah pengingat bagi kita semua akan bahaya petir saat berada di luar ruangan.
Namun, dengan mengikuti langkah-langkah pencegahan yang tepat seperti memantau cuaca, mencari tempat perlindungan yang aman, dan mengenali tanda-tanda bahaya, kita dapat mengurangi risiko tersambar petir dan menjaga keselamatan kita sendiri serta orang-orang di sekitar kita.