NAWACITAPOST.COM - Air Terjun Blawan terletak dekat dengan Pemandian Air Panas Blawan, berlokasi di Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen, Bondowoso.
Sumber air terjun ini berasal dari kali pahit yang merembes dari Kawah Ijen, dipenuhi dengan kadar belerang, dan dikelilingi oleh tumbuhan makademia dan lumut.
Keunikan Air Terjun Blawan adalah alirannya langsung menuju ke dalam tanah dan mengalir ke daerah Asembagus Situbondo, membuatnya sering disebut sebagai "air terjun hilang ditelan bumi".
Debit airnya yang besar menarik perhatian para wisatawan yang mengunjungi tempat ini.
Berbeda dengan air terjun pada umumnya yang berwarna putih dan lembut, Air Terjun Blawan memiliki aliran deras dengan warna kuning kehijauan yang bercampur kecoklatan.
Meskipun dari tempat yang sering digunakan untuk menikmati pemandangan terlihat tingginya hanya sekitar 10 meter, namun diperkirakan dasar air terjun ini mencapai puluhan hingga ratusan meter lebih.
Air Terjun Blawan merupakan pertemuan dari berbagai sungai di wilayah Kecamatan Ijen yang kemudian mengalir ke wilayah Asembagus, Situbondo, dan bermuara di pantai utara Selat Madura.
Selain itu, air terjun ini terasa hangat karena berasal dari muara sungai yang berasal dari 19 sumber mata air panas di komplek Air Panas Blawan.
Air terjun ini juga memiliki rasa asam karena merupakan pertemuan dari sungai asam Kalipait yang bersumber dari Kawah Ijen.
Baca Juga: Pesona Wisata Kawah Wurung di Bondowoso, Nikmati Keidahan Savana Hijau Nan Cantik Yang Tersembunyi
Dalam legenda tentang Nong Pegghe', gunung yang disebutkan adalah sesar atau patahan Blawan, yang merupakan hasil letusan Gunung Ijen purba ratusan tahun yang lalu.
Kemudian dari hasil letutsan itu menjadi aliran sungai, termasuk air panas dan air asam dari Kawah Ijen.