NAWACITAPOST.COM - Wakatobi, sebuah surga tersembunyi di Nusa Tenggara Timur, memiliki berbagai keajaiban budaya dan alam yang tak terhitung jumlahnya.
Salah satu destinasi menarik di sana adalah Kampung Bajo Mola, sebuah perkampungan yang unik, dihuni oleh suku Bajo yang dikenal sebagai pengembara laut.
Terletak di Pulau Wangi-Wangi, kampung ini bukan hanya sekadar tempat tinggal, tapi juga menceritakan kisah hidup unik suku Bajo.
Keunikan Suku Bajo dan Kampungnya
Suku Bajo, yang menghuni bagian pulau Wangi-Wangi, Wakatobi, memiliki cara hidup yang unik dan mengesankan.
Perkampungan Suku Bajo ini bukanlah perkampungan biasa, melainkan sebuah kampung mengapung di atas laut.
Kehidupan mereka sepenuhnya tergantung pada sumber daya laut yang melimpah di sekitarnya.
Baca Juga: Rutan Balikpapan Ikuti Upacara Peringati HBI ke-74
Menghuni kampung terapung sejak abad ke-17, Suku Bajo di Kampung Bajo Mola dijuluki sebagai pengembara laut.
Meskipun hidupnya jarang berinteraksi dengan masyarakat darat, mereka terkenal sebagai kelompok yang mempertahankan gaya hidup tradisional dan primitif.
Namun, paradoksnya, hasil laut yang mereka peroleh justru melampaui kualitas dari masyarakat darat.
Baca Juga: Kabar Duka, Letjen (Purn) R Soeyono Soetikno, Mantan Kasum ABRI Telah Berpulang
Keajaiban di Atas Air: Kampung Bajo
Kampung Bajo menggunakan timbunan karang sebagai dasar untuk mengapung di atas permukaan laut.
Struktur unik ini menjadi landasan bagi kehidupan mereka yang sangat tergantung pada laut.