gaya-hidup

Shokuiku: Filosofi Jepang dalam Pendidikan Gizi untuk Anak-anak Sehat

Kamis, 25 Januari 2024 | 07:40 WIB
Ilustrasi Ibu dan anak di Jepang (Pexel)

NAWACITAPOST.COM - Filosofi shokuiku atau pendidikan gizi menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya Jepang, yang juga berperan dalam menjaga kesehatan anak-anak.

Dengan pendekatan khusus terhadap pola makan dan gaya hidup sehat, orangtua di Jepang melibatkan anak-anak mereka dalam pengenalan akan makanan sehat dan cara hidup yang benar.

Berikut adalah 4 hal yang dilakukan orangtua Jepang untuk menjaga kesehatan anak-anak mereka:

Baca Juga: Oscar 2024: OPPENHEIMER Dominasi dengan 13 Nominasi, POOR THINGS dan KILLERS OF THE FLOWER MOON Saling Bersaing!

1. Menerapkan Shokuiku Sejak Awal 

Kebiasaan anak-anak Jepang makan Shokuiku (halodoc)

Shokuiku diterapkan sejak dini, bahkan selama kehamilan. Ibu hamil diajarkan untuk mengonsumsi makanan seimbang yang disebut ichijū-sansai, yang mencakup nasi, sup miso, protein, dan sayuran.

Anak-anak belajar kebiasaan makan yang sehat seiring bertambahnya usia, baik di sekolah maupun di rumah.

2. Selalu Membawakan Bento 

Makan siang, bento (lottemart.co.id)

Lebih dari 95 persen sekolah di Jepang memiliki sistem makan siang sekolah. Meskipun banyak taman kanak-kanak juga menyediakan makan siang, bento buatan sendiri oleh orangtua memainkan peran penting dalam mempromosikan shokuiku.

Baca Juga: Tak Hanya Adegan Romantis, 6 Film Korea Terbaru Awal Tahun Ini Tawarkan Beragam Aksi Seru

Dengan melibatkan anak-anak dalam memilih dan membicarakan isi bento, mereka belajar mengenai variasi makanan dan merasa termotivasi untuk mencoba makanan baru.

3. Memasak Makanan Kaya Nutrisi secara Bertahap

Halaman:

Tags

Terkini