NAWACITAPOST.COM - Rangkaian pernikahan Pangeran Mateen dan Dayang Anisha Rosnah di Brunei Darussalam pada 16 Januari lalu tak hanya berakhir dengan kemegahan, tapi juga meninggalkan kesan gemerlap berlian yang memukau banyak orang.
Dayang Anisha Rosnah, istri Pangeran Mateen, tampil luar biasa cantik dan mewah dengan perhiasan berlian yang menghiasi setiap detailnya.
Melalui foto-foto pernikahan yang beredar di media sosial, terlihat jelas bagaimana istri Pangeran Mateen ini memancarkan kilau keemasan dari kepala hingga ujung jari.
Pada acara Majlis Istiadat Bersanding Pengantin Diraja, Dayang Anisha Rosnah terlihat mengenakan tiara berlian yang begitu memesona.
Tiara tersebut, diketahui milik Putri Azemah, kakak kandung Pangeran Mateen, dan dirancang khusus untuk pernikahan ini oleh toko perhiasan mewah Singapura, Flower Diamond.
Tiara tersebut terdiri dari 838 berlian dengan berbagai bentuk, termasuk bulat cemerlang, persegi, oval, dan buah pir.
Menurut laporan dari Tatler, harga tiara yang mencapai 132 karat tersebut diperkirakan mencapai Rp198,2 miliar. Meskipun berlian penuh, tiara ini dirancang agar tetap ringan dan memiliki sentuhan modern saat dikenakan.
Pada acara Majlis Persantapan Diraja, Dayang Anisha Rosnah mengganti tiaranya dengan gaun istimewa karya Zuhair Murad.
Baca Juga: Keindahan Bukit Klangon, Rasakan Udara Sejuk Sambil Nikmati View Langsung Gunung Merapi
Kali ini, ia mengenakan tiara berlian milik Putri Fadzilah, kakak kandung Pangeran Mateen yang kedua. Tak hanya tiaranya, kalung dan anting-anting yang dipilihnya juga menyita perhatian.
Kalung besar yang dihiasi berlian, terutama pada bagian bandulnya, terlihat begitu megah. Meskipun belum diketahui harganya, diperkirakan kalung tersebut memiliki nilai miliaran rupiah.
Dayang Anisha Rosnah juga memilih anting-anting berlian model tear drop yang elegan, dengan berlian di bagian atasnya yang membentuk seperti kupu-kupu dan bagian bawahnya berbentuk oval.
Baca Juga: Keindahan Bukit Klangon, Rasakan Udara Sejuk Sambil Nikmati View Langsung Gunung Merapi