Jakarta, NAWACITA - Bertepatan pada Kerusuhan aksi 22 Mei membuat aparat terpaksa menembakkan gas air mata ke para Demonstran. Namun bukan hanya massa pendemo di area sekitar Jakarta yang bisa terpapar gas air mata, tetapi juga penduduk yang tengah berada di sekitar area tersebut.
Beberapa orang menyarankan untuk mengguyur susu dingin agar efek gas air mata mereda. Tapi itu bukan cara yang tepat.
"Cuci saja pakai air mengalir yang bersih. Jangan pakai sabun, susu, segala macam. Kalau ke mata paling baik air mengalir saja," kata dr Wisnu Pramudito D Pusponegoro, Sp.B, dari Perhimpunan Dokter Emergency Indonesia kepada Nawacita, Rabu (22/5/2019).
Zat kimia dalam gas air mata akan aktif dalam komposisi atau konsentrasi tertentu. Mencuci mata akan membuat zat aktifnya jadi luruh sehingga zat aktifnya tidak berkumpul dan menimbulkan iritasi.
"Kalau memang pedih, jangan digaruk. Cuci saja pakai air mengalir yang bersih. Jangan pakai sabun, susu, segala macam. Kalau ke mata paling baik air mengalir saja," pungkasnya. (TB/ YZ)