featured

Sehatkah Tidur dengan Kucing? Cek Faktanya di Sini!

Rabu, 21 Juli 2021 | 14:27 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Memiliki kucing sebagai hewan peliharaan terkadang membuatmu tak ingin terpisah darinya walau hanya sebentar.

Beberapa pemilik bahkan tak masalah jika harus tidur bersama dengan kucing peliharaan di ranjang yang sama. Padahal kebiasaan ini sangat tak disarankan karen akan memberi pengaruh pada kesehatan kita sebagai pemilik.

Memang benar bahwa ketika berada dekat dengan kucing, dengkuran khasnya mengeluarkan ritme yang menenangkan.

Bill Fish, salah seorang pendiri Tuck.com mengatakan, membiarkan kucing tidur di tempat tidur bersama dengan pemiliknya setiap malam dapat memberikan rasa aman untuk keduanya, baik secara emosional dan fisik.

Namun, pertimbangkan dulu beberapa hal sebelum tidur bersama kucing.

1. Potensi alergi
Bulu kucing berpotensi menjadi tempat hinggapnya kutu. Ketika tidur bersama kucing, artinya manusia berada sangat dekat dalam waktu lebih dari 7 jam. Sangat mungkin kutu ini berpindah dan menggigit sehingga menimbulkan reaksi alergi. Gigitan serangga ini bisa menyebabkan rasa nyeri dan gatal.

2. Tidur terganggu
Kucing adalah hewan nokturnal atau yang lebih aktif di malam hari. Artinya, ada kemungkinan tidur mengalami interupsi setiap beberapa jam sekali. Pola tidur dan terjaga manusia berbeda dengan kucing, hal ini bisa menjadi kontraproduktif.

3. Membahayakan bagi bayi Jika ada bayi di rumah, staf dokter hewan dari Petplan Pet Insurance, Dr Jennifer Maniet, tidur bersama kucing bisa membahayakan.
Sebab, ada kucing secara tidak sengaja membuat bayi tercekik, misalnya dengan tidur di dada atau wajahnya.
Lalu, jika kucing kaget atau ketakutan, bayi juga berisiko tergigit, tercakar, atau terinjak saat hewan berbulu itu berusaha lari atau melompat.
Gigitan dan cakaran kucing adalah cara umum penularan penyakit dari kucing ke bayi.

4. Membawa penyakit
Kucing juga dapat membawa ancaman kesehatan yang berbeda. Kucing yang biasa beraktivitas di luar ruangan cenderung lebih terekspor karier penyakit.
Penyakit tersebut termasuk kutu, cacing, nyamuk, dan sejumlah serangga lain. Semua karier tersebut berpotensi menularkan penyakit, seperti virus, bakteri, parasit, dan infeksi lainnya.

"Penting juga untuk dicatat bahwa kotak pasir kucing luar ruangan juga bisa membawa risiko penyakit bagi manusia," kata dia. Apa saja jenis penyakitnya? Mulai dari cacing gastrointestinal, giardiasis, kurap, toksoplasmosis, hingga infeksi hantavirus. Belum lagi potensi alergen yang dibawa.

5. Terkena puing-puing kotak pasir Kotak kotoran adalah tempat yang kotor, dan cakar kucing dapat menampung kotoran dan kotoran kucing, yang bisa tertinggal di tempat tidurmu saat tidur bersama. Alas karet di luar kotak memang bisa mengurangi jumlah kotoran dan limbah agar tak masuk ke dalam rumah. Namun sisa-sisa pasir dan juga kotoran kucing bisa saja berpindah ke atas kasur karena kamu membiarkan kucing tidur bersama.

Terkini

Link Twibbon Hari Santri 2023

Selasa, 17 Oktober 2023 | 22:03 WIB

Apa Itu Umrah Backpacker?

Jumat, 6 Oktober 2023 | 23:05 WIB

Sikap Jujur, Salah Satu Nilai Luhur Sekolah Ananda

Senin, 28 Agustus 2023 | 10:41 WIB