Rabu, 14 Oktober 2026

Jaga Kredibilitas Fiskal, Menkeu Suahasil Nazara Perkuat Strategi Ekonomi di Forum Global

Photo Author
Tiarsin, Nawacita Post
- Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:01 WIB

NAWACITAPOST.COM — Menteri Keuangan Republik Indonesia Suahasil Nazara menegaskan komitmen kuat Pemerintah dalam menjaga kredibilitas fiskal sebagai fondasi utama pembangunan ekonomi nasional.
 
Langkah ini sekaligus ditujukan untuk memperkuat kemitraan strategis global guna mendukung jajaran program prioritas pembangunan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Menkeu Suahasil Nazara dalam pertemuan bilateral bersama Presiden World Bank Group, Ajay Banga, yang berlangsung di Bangkok, Thailand, Selasa (13/10/2026).
 

Di hadapan pimpinan lembaga keuangan dunia tersebut, Suahasil menekankan bahwa kepercayan publik dan pasar global merupakan aset paling berharga yang harus dijaga secara konsisten melalui tata kelola anggaran yang disiplin dan terukur.
 


“Satu-satunya mata uang yang kami miliki adalah kredibilitas. Karena itu, kami ingin menjaga kredibilitas kami dan menegaskan kembali komitmen terhadap defisit anggaran 3 persen serta rasio utang 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB),” ujar Menkeu Suahasil Nazara.

Fokus Kebijakan Fiskal dan Transformasi Ekonomi

Berdasarkan siaran pers resmi Kementerian Keuangan, Selasa (13/10/2026), Menkeu menyampaikan bahwa alokasi dan arah kebijakan fiskal Indonesia dirancang secara terukur untuk menopang berbagai agenda strategis nasional.
 
 
Arah kebijakan tersebut mencakup pencapaian ketahanan pangan dan energi, penguatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor kesehatan dan pendidikan, hingga pemberdayaan sektor usaha kecil dan menengah (UKM).
 

Selain itu, percepatan program hilirisasi sumber daya alam menjadi pilar penting yang terus didorong untuk memastikan nilai tambah ekonomi dapat dioptimalkan di dalam negeri.
 
Dalam kesempatan tersebut, Menkeu Suahasil Nazara juga menggarisbawahi krusialnya pendalaman sektor keuangan nasional serta penciptaan lapangan kerja berkuantitas dan berkualitas tinggi demi menyejahterakan masyarakat.
 

Di sektor keuangan, Menkeu mendorong implementasi pendekatan pengembangan yang terpadu. Strategi ini dimaksudkan agar agenda pendalaman dan perluasan inklusi keuangan dapat berjalan secara harmonis bersamaan dengan penjagaan stabilitas ekonomi makro.
 
 
 
 
 

Dukungan Penuh Bank Dunia

Langkah tegas dan visi strategis yang dipaparkan oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia mendapat sambutan positif dari Bank Dunia. World Bank Group menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan teknis, khususnya dalam upaya pendalaman pasar modal domestik Indonesia.

Tak hanya itu, World Bank Group juga mengutarakannya dukungannya secara penuh terhadap agenda hilirisasi sumber daya alam yang sedang dijalankan Pemerintah Indonesia, agar pengolahan komoditas mampu memberikan dampak ekonomi langsung dan dinikmati secara optimal di dalam negeri.
 

Pertemuan bilateral ini mempertegas posisi Indonesia di kancah internasional sebagai negara yang berkomitmen menjaga stabilitas makroekonomi dan ketahanan fiskal di tengah dinamika ekonomi global.
 
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tiarsin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Link Twibbon Hari Santri 2023

Selasa, 17 Oktober 2023 | 22:03 WIB

Apa Itu Umrah Backpacker?

Jumat, 6 Oktober 2023 | 23:05 WIB