NAWACITAPOST.COM — Sebuah langkah berani demi kedaulatan pangan baru saja diukir di tanah Bunda Tanah Melayu. Di tengah riuhnya arus modernisasi Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) sebuah aksi nyata yang dramatis dan penuh optimisme meletup dari kawasan Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, pada Sabtu (20/06/2026).
Bukan sekadar seremonial, Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPC HKTI) Kota Batam secara resmi melepas 10.000 ekor benih ikan nila ke dalam kolam budidaya. Aksi ini menjadi genderang perang melawan kerentanan pangan sekaligus mesin baru penggerak roda ekonomi masyarakat melalui local-based aquaculture system (sistem budidaya perikanan berbasis ekosistem lokal).
Sentuhan Dingin Sang Ketua DPD HKTI
Ketegangan positif memuncak saat Nyanyang Haris Pratamura Ketua DPD HKTI Provinsi Kepri, sekaligus Wakil Gubernur Kepulauan Riau, turun langsung ke lokasi. Di bawah tatapan antusias warga, ia memimpin langsung penebaran ribuan benih ikan yang diproyeksikan menjadi "emas hitam" baru bagi perikanan darat Batam.
Baca Juga: Menolak Tunduk pada Usia: 900 Lansia Guncang Kota Bekasi!
Dalam orasi dan sambutannya yang memukau, Nyanyang menegaskan bahwa intervensi di sektor perikanan darat ini adalah strategi krusial untuk mengamankan pasokan protein hewani masyarakat.
"Ikan nila (Oreochromis niloticus) dipilih sebagai komoditas unggulan karena memiliki karakteristik biologis yang adaptif terhadap berbagai kondisi lingkungan lokal. Selain itu, jenis ini memiliki laju pertumbuhan relatif cepat, efisiensi konversi pakan yang baik, serta tingkat kelangsungan hidup (survival rate) yang tinggi jika dikelola dengan prinsip good aquaculture practices (GAP)," tegas Nyanyang dengan lugas.
Aliansi Strategis Menuju Kemandirian Pangan
Tak lupa, orang nomor dua di Kepri ini melayangkan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPC HKTI Batam dan seluruh elemen yang terlibat. Baginya, momentum ini adalah bukti nyata bahwa ketahanan pangan tidak bisa diperjuangkan sendirian.
"Sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat, akademisi, dan pelaku usaha perikanan merupakan kunci utama dalam mewujudkan sistem perikanan yang berdaya saing, berkelanjutan, dan berkeadilan," tambahnya, membakar semangat para peternak ikan yang hadir.
Suntikan Semangat dari Akar Rumput
Dukungan nyata dari jajaran pemerintah provinsi ini langsung memantik respons emosional dan positif dari para pelaku usaha perikanan di lapangan. Mewakili suara para pembudidaya ikan lokal, Ationg Kho menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas atensi besar yang dibawa langsung oleh Wakil Gubernur Kepri melalui wadah HKTI.
"Kami para pembudidaya ikan sangat berterima kasih kepada Wakil Gubernur Kepri atas dukungan nyata ini. Kehadiran dan bantuan ini menjadi suntikan semangat bagi kami di lapangan," ujar Ationg Kho di sela-sela riuhnya kegiatan.
Ationg Kho menaruh harapan besar agar agenda penebaran benih ini menjadi fajar baru bagi kemajuan sektor perikanan yang lebih masif di Batam. Baginya, kolaborasi lintas sektor ini merupakan langkah konkret untuk menggerakkan kembali roda ekonomi masyarakat pesisir dan pedesaan.
"Semoga kegiatan ini membawa manfaat berkelanjutan bagi kita semua. Ini adalah bagian dari ikhtiar bersama kita dalam membangun dan memajukan sektor kelautan serta perikanan di Provinsi Kepulauan Riau," pungkas Ationg Kho penuh optimisme.
Mengapa Aksi Ini Begitu Krusial?
-
Pemberdayaan Ekonomi: Stimulus 10.000 benih ini ditargetkan mampu mendongkrak pendapatan dan menaikkan taraf kesejahteraan para pembudidaya lokal secara konkret saat panen raya tiba.
-
Ketahanan Pangan: Memutus ketergantungan pasokan pangan dari luar daerah dengan memaksimalkan potensi air tawar lokal.
Tags
Terkini
Solidaritas Tanpa Batas: PWI Majalengka Gelar Doa Bersama untuk Jurnalis Hilang
Minggu, 20 September 2026 | 21:07 WIBHeboh Karnaval Pekalongan Diduga Mirip Ritual Satanik, MUI dan Pemkab Buka Suara
Selasa, 15 September 2026 | 16:28 WIBPeringatan Suci 104 Tahun PSHT Pusat Madiun: Menjaga Marwah Tradisi dan Kebangsaan
Kamis, 3 September 2026 | 15:26 WIBMelalui Mekanisme AHWA, Gus Kikin Resmi Terpilih Menjadi Ketua Umum PBNU
Senin, 31 Agustus 2026 | 14:49 WIBAksi Spektakuler Lompat Batu Nias Pukau Puluhan Ribu Penonton PNBK Bekasi
Senin, 31 Agustus 2026 | 11:24 WIBGebrakan Sejarah! PEMKRIS Resmi Deklarasikan Diri Jadi Rumah Besar Tokoh Kristen Indonesia
Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:12 WIBMenjelang Muktamar ke-35 NU, Jombang Banting Setir Siapkan Panggung Megah Bersejarah
Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:40 WIBPMP Kalbar dan Kapolda Bersinergi Jaga Kamtibmas demi Kemajuan Kalimantan Barat
Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:58 WIBDemi Aturan, Camat Umbunasi Pimpin Sertijab Dramatis Kades Orlin yang Mengundurkan Diri
Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:43 WIBSinergi Kuat Polri–Pers: Kapolres Tapsel Dobrak Kebuntuan Informasi Demi Transparansi Publik
Senin, 10 Agustus 2026 | 16:01 WIBGebrakan IPMASTIM Kupang: Dobrak Ketakutan, Suarakan Keadilan Korban Kekerasan di Kondamara
Senin, 10 Agustus 2026 | 08:11 WIBWali Kota Bekasi Gelegarkan Hari Anak Nasional: Generasi Emas Masa Depan Siap Bangkit!
Senin, 3 Agustus 2026 | 19:01 WIBDemi Masa Depan Anak Cucu, Wali Kota Bekasi Pimpin Aksi Hijaukan Kota
Senin, 3 Agustus 2026 | 19:00 WIBWali Kota Bekasi Siagakan 11 Water Trucking Hadapi Kemarau Ekstrem!
Senin, 3 Agustus 2026 | 18:59 WIBLangkah Perdana Usai Dilantik, Camat Umbunasi Kobarkan Sinergi Sambut HUT RI ke-81
Kamis, 30 Juli 2026 | 12:18 WIBPimpin CDM Meeting, Wakil Wali Kota Bekasi Tegaskan Kesiapan Pesta Olahraga Terbesar Jabar
Rabu, 29 Juli 2026 | 11:42 WIBSineas Muda Berjaya: Jovan Putra Jaya Telaumbanua Kuasai Panggung Juara Video JNE Content Competition 2026!
Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:58 WIBKekuatan Baru di Bumi Khatulistiwa: Panglima Jilah Resmi Daulat Jadi Pelindung BRN Kalbar!
Kamis, 16 Juli 2026 | 10:09 WIBBREAKING NEWS: Nakhoda Baru DPD AWPI DKI Jakarta Resmi Dilantik Lewat Musdalub Jilid III!
Kamis, 9 Juli 2026 | 21:35 WIBMusda DPD HIMNI Jawa Tengah Berlangsung Meriah: Gemuruh Aklamasi dan Kobaran Semangat Ono Niha di Bumi Tanah Jawa!
Selasa, 7 Juli 2026 | 13:19 WIB