Sutikno mengungkapkan bahwa setelah diliput wartawan kalau ada kejadian apakah panjenengan semua berani.
"Sekarang sampeyan meliput kan, kalau nanti malam ada kejadian sampean berani nggak bertanggung jawab, resikonya di situ mas. Diliput boleh, tapi sebab dan akibatnya sampean yang tak cari," tutur Sutikno.
Menurut Sutikno mengatakan bahwa kalau ada kejadian pasti akan di sidik terlebih dahulu, tidak tahu nanti nyuruh teman atau bagaimana, tak bikin pekerjaan itu pasti.
Baca Juga: Terima Kunjungan dari DPW Gibran Center Jatim, DPD GC Kabupaten Nganjuk Merasa Senang
"Kalau diliput boleh, tapi kalau tahu dimasukkan media, tak foto tak cari orangnya. aku mau tertulis, tapi kalau terjadi sesuatu mulai detik ini sampai berapa minggu, langsung tak tuduh," kata Sutikno.
Ketika ditanya tentang ijin usaha, Sutikno berkata punya, namun enggan mengatakan nama CV-nya.
"Diliput boleh, tapi kalau tahu dimasukkan ke media tak tuntut, tak cari orangnya," tandasnya.
Ikuti dan dapatkan berita terupdate dari Sakera Kakanper PT Media Nawacita Indonesia (MNI) Nganjuk dan Kediri, Jawa Timur, langsung dari ponselmu, pada situs berita www.nawacitapost.com, melalui aplikasi Facebook, silahkan klik disini, dan disini, juga melalui aplikasi Twitter atau X, silahkan klik disini, pastikan dua aplikasi tersebut sudah terinstall pada ponselmu
Artikel Terkait
Pantau Kesiapan Pelaksanaan Program, DPW Gibran Center Lakukan Kunjungan ke DPD Nganjuk
Terima Kunjungan dari DPW Gibran Center Jatim, DPD GC Kabupaten Nganjuk Merasa Senang
Transit di Desa Mojoagung Prambon Diduga Jadi Pemicu Deadlock Konfercab XX PC GP Ansor Nganjuk
Khotmil Qur'an Warnai Tes Kenaikan Tingkat Siswa PSHT Komisariat Padepokan dan Ranting Kota Nganjuk
Warga Resah!!! Bau Busuk Tercium di Desa Babadan Patianrowo Nganjuk