NAWACITApost.com - Amran Sulaiman kembali menduduki kursi Menteri Pertanian. Ia resmi menggantikan Syahrul Yasin Limpo setelah dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi), hari ini (25/10/2023).
Amran mengatakan, pihaknya bakal fokus menekan impor beras selama satu tahun ke depan. Caranya, yaitu dengan meningkatkan produksi beras dalam negeri.
"Impor ini 3,5 juta (tahun ini) kita mau menekan dulu ke titik nol, insya allah masuk swasembada kembali," kata Arman, di Kantor Kementerian Pertanian, Rabu (25/10).
Terkait dengan El Nino, Amran mengaku pernah fenomena serupa pada tahun 2015 silam. Sehingga, ia meyakini peningkatan produksi akan tetap terjadi meskipun terjadi El-Nino pada tahun ini.
"Kita sudah pernah melewati El Nino dengan sangat baik. Jadi tahun ini kita hadapi juga dengan cara yang terbaik," katanya.
Diketahui, Amran dilantik sebagai Menteri Pertanian menggantikan Syahrul Yasin Limpo yang menjadi tersangka kasus korupsi di lingkungan Kementan. Amran bukanlah wajah baru di Kementerian Pertanian. Sebelumnya ia juga pernah menjabat sebagai Menteri Pertanian di kabinet Jokowi-JK.
Sebagai catatan, selama Amran menjabat sebagai Menteri Pertanian periode 2014-2019 impor beras juga sempat terjadi. Pada tahun 2018, impor beras tercatat 2,2 juta ton dari tahun sebelumnya 305 ribu ton.