Kamis, 4 Juni 2026

Barantin Dorong Percepat Arus Barang Melalui Karantina Pre-Border

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Sabtu, 21 Oktober 2023 | 15:53 WIB

NAWACITApost.com - Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Sahat M Panggabean mengatakan, seiring dengan laju perdagangan bebas, kemajuan teknokogi digital dan perluasan konektivitas. Karena itu, Barantin telah menyiapkan layanan karantina dengan basis manajemen pre-border.

Hal ini disampaikan Sahat saat bertemu dengan perwakilan negara mitra dagang, kementerian dan lembaga terkait pada hari Jumat (20/10) di Jakarta. “Penerapan layanan karantina seperti ini telah dilakukan di negara yang sudah maju,” kata Sahat, dikutip Sabtu (21/10/2023).

Ia menjelaskan yang dimaksud dengan manajemen pre-border adalah tindakan mitigasi risiko dilakukan di negara asal sehingga dapat lebih efisien dan mempercepat arus ekspor dan impor. Selain itu, dalam konteks manajemen pre-border ini diterapkan pertukaran data seperti e-certification, prior-notice, regristasi laboratorium dan lainnya.

"Dengan percepatan ini diharapkan dapat menekan biaya dan waktu pada proses bisnis layanan karantina di border, yang pada akhirnya dapat berdampak pada meningkatkan daya saing," jelas Sahat.

Sebagai informasi, pemerintah melalui Peraturan Presiden No. 45 Tahun 2023 tentang Badan Karantina Indonesia telah mengintegrasikan karantina pertanian, ikan dan konservasi sumber daya alam yang semula berada di bawah sejumlah kementerian menjadi satu lembaga yang langsung bertanggung jawab pada Presiden RI. Peleburan ini ditujukan untuk mempercepat proses ekspor-impor sekaligus memperkuat posisi lembaga dalam negosiasi karantina lintas negara.

Barantin yang mandiri atau tidak berada di bawah Kementerian merupakan praktik yang lazim di sejumlah negara. Kehadiran perpres ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menegakkan sistem kekarantinaan di tanah air.

“Indonesia dengan sumber daya alam hayati terbesar ke-2 setelah Brazil, diperlukan kesungguhan kita bersama dalam menjaganya. Untuk itu kami menyambut baik berdirinya Badan Karantina Indonesia,” kata Plt Menteri Pertanian Arief Prasetyo Adi.

Guna mempercepat arus barang juga, Barantin yang berada di pintu-pintu masuk dan keluar telah menyiapkan layanan secara digital. Nantinya, layanan IQFAST dan Sisterkaroline akan menjadi satu sistem layanan digital yang terintegrasi.

Hal ini tentunya diharapkan dapat berdampak pada meningkatnya daya saing produk pertanian dan perikanan dengan menurunkan biaya logistik. Selain memberi kemudahan bagi pelaku usaha, layanan karantina ini dapat mewujudkan sistem biosekuriti nasional.

“Saya berharap penerapan layanan kami ini dapat memberikan kontribusi yang besar dari sektor pertanian dan perikanan terhadap perekonomian kita,” pungkas Sahat.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini