Kamis, 4 Juni 2026

Perusahaan Milik Ricky Harun Rugi Rp91,48 Miliar

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Senin, 2 Oktober 2023 | 13:20 WIB

NAWACITApost.com - PT HK Metals Utama Tbk (HKMU) mencatatkan penurunan kinerja sepanjang tiga bulan pertama 2023. Perusahaan terafiliasi artis Ricky Harun ini membukukan rugi Rp91,48 miliar, pada kuartal I/2023.

Ricky Chilnady Pratama atau yang akrab disapa Ricky Harun, tercatat sebagai salah satu komisaris di HKMU. Perusahan tersebut bergerak di bidang manufaktur besi dan baja.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2023, HKMU mencatatkan penjualan sebesar Rp4,20 miliar pada kuartal I/2023. Penjualan ini ambles 96,51 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp120,49 miliar.

Sepanjang tiga bulan pertama 2023, HKMU ditopang oleh penjualan segmen manufaktur yang mencapai Rp4,20 miliar, turun 96,25 persen dibandingkan kuartal I/2022 sebesar Rp112,04 miliar. Penjualan dalam segmen manufaktur ini mencakup penjualan pipa PVC Rp404,11 juta serta toilet dan perlengkapan sanitasi Rp3,80 miliar.

Segmen selanjutnya yakni trading, tercatat nihil atau Rp0. Padahal di kuartal I/2023 segmen ini berkontribusi sebesar Rp8,44 miliar, yang terdiri dari penjualan stainles steel sebesar Rp5,35 miliar dan coil senilai Rp3,09 miliar.

Dengan kinerja penjualan tersebut, laba bruto HKMU tercatat turun 95,5 persen menjadi Rp526,08 juta, dari Rp11,69 miliar secara tahunan (year-on-year/yoy). HKMU juga mencatatkan peningkatan rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp91,48 miliar, meningkat bekali lipat dari rugi secara tahunan, sebesar Rp13,70 miliar.

Meningkatnya rugi bersih perseroan ini disebabkan oleh naiknya beban pendanaan menjadi Rp25,33 miliar, dari Rp7,68 miliar. Selain itu, beban lain-lain HKMU juga melesat dari Rp12,92 miliar pada kuartal I/2022 menjadi Rp93,03 miliar pada kuartal I/2023.

Adapun jumlah aset perseroan tercatat turun 17,18 persen menjadi Rp397,70 miliar hingga akhir Maret 2023. Padahal, di akhir Desember 2022 masih mencatatkan aset sebesar Rp480,23 miliar.

Sementara itu, jumlah liabilitas tercatat naik menjadi Rp467,58 miliar per 31 Maret 2023, dari Rp457,71 miliar per 31 Desember 2022. Ekuitas perseroan tercatat minus Rp69,88 miliar pada 3 bulan pertama 2023, dari sebelumnya Rp22,51 miliar di akhir Desember 2022.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini