Kamis, 4 Juni 2026

Partai Nasdem Nilai Target Pertumbuhan Ekonomi 2024 Cukup Tinggi

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Selasa, 22 Agustus 2023 | 20:03 WIB

NAWACITApost.com - Fraksi Partai NasDem DPR RI menilai target pertumbuhan Indonesia tahun 2024 yang sebesar 5,2% masih cukup tinggi. Hal itu disampaikan dalam Pandangan Umum Fraksi NasDem atas RUU Tentang APBN Tahun Anggaran 2024 beserta Nota Keuangan yang dibacakan oleh Anggota Komisi XI DPR RI, Fauzi Amro.

“Fraksi Partai NasDem memandang bahwa pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2 persen dianggap masih cukup tinggi," kata Fauzi, di Jakarta, Selasa (22/8/2023).

Menurut Fauzi, jika mengacu pada laporan The International Monetary Fund (IMF) “World Economic Outlook” edisi Juli 2023, Indonesia diproyeksikan hanya tumbuh 5% yang diakibatkan mitra dagang utama Indonesia seperti Amerika Serikat, Cina, dan kawasan Eropa diproyeksikan akan mengalami perlambatan ekonomi. Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI itu mengatakan adanya kekhawatiran atas kondisi tersebut yang menyebabkan ekspor dan investasi Indonesia akan tertekan.

Hal itu, kata Fauzi, akan menuntun pertumbuhan nasional bergantung pada sisi konsumsi dan belanja pemerintah. Oleh karena itu, Fraksi Partai NasDem memandang perlu adanya usaha yang lebih serius dari pemerintah untuk mencari alternatif baru pasar ekspor Indonesia.

Masih dalam catatan terkait indikator ekonomi makro, Fraksi Partai NasDem juga menyoroti tren penurunan kontribusi sektor industri pengolahan. Merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS), proporsi sektor manufaktur terhadap PDB Indonesia turun ke angka 18,205% pada Kuartal 2 tahun 2023.

Penurunan itu mulai tercatat sejak 2002 yang merupakan rekor tertinggi sebesar 31,95%. Pemerintah diharapkan memberikan insentif fiskal maupun peningkatan anggaran penelitian untuk meningkatkan daya saing industri dalam negeri. "Sehingga nantinya diharapkan terjadi peningkatan signifikan atas kontribusi sektor industri pengolahan sampai 20 persen dari PDB,” ucap Fauzi.

Produktivitas sektor pertanian juga tak luput menjadi perhatian. Pemerintah diharapkan memberikan perhatian yang lebih terkait produktivitas sektor pertanian terutama dalam mengantisipasi dampak negatif dari fenomena El Nino. Fenomena ini dikhawatirkan akan mengancam kedaulatan pangan nasional, terlebih jika merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS) pertumbuhan sektor pertanian hanya mencapai 2,2% pada Kuartal II tahun 2022 dan belum mampu lampaui level pertumbuhan pra pandemi.

Terkait dengan inflasi, nilai tukar rupiah dan penetapan asumsi harga minyak, Fraksi Partai NasDem berpandangan bahwa target-target yang telah ditetapkan cukup realistis. Meski begitu masih perlu banyak upaya untuk menghadapi kondisi global dan berbagai tantangan di masing-masing sektor.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini