Kamis, 4 Juni 2026

Bank Syariah Indoenesia Masih Kaji Rencana Spin Off UUS BTN

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Rabu, 9 Agustus 2023 | 09:54 WIB

NAWACITApost.com - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menegaskan, masih mengkaji dan belum mengambil keputusan terkait rencana aksi korporasi yang melibatkan Unit Usaha Syariah (UUS) BTN. Setelah spin off, UUS BTN dikabarkan akan kerja sama dengan BSI sebagai salah satu pemegang saham.

"Sehubungan dengan pemberitaan di media tentang aksi korporasi yang akan dilakukan terhadap UUS BTN yang melibatkan BSI, kami sampaikan bahwa hingga saat ini kami belum membuat keputusan apapun terkait hal tersebut," Corporate Secretary PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Gunawan A Hartoyo, dalam keterangannya, Selasa (9/8/2023).

Sebagai perusahaan terbuka, kata Gunawan, BSI senantiasa tunduk pada ketentuan Pasar Modal, bahwa informasi material baru akan dipublikasikan jika telah ada kepastian, dalam rangka mendukung prinsip keterbukaan informasi bagi pemegang saham. Menurut Gunawan, saat ini BSI sedang fokus untuk memperkuat bisnis secara organic guna mendukung visi menjadikan BSI sebagai salah satu top ten global Islamic Bank.

Seperti diketahui, pada triwulan I tahun 2023, BSI berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih hingga 47,6% (YoY) menjadi Rp1,46 triliun. Capaian laba bersih tersebut berasal dari pendapatan jual beli Rp 2,98 triliun, pendapatan dari bagi hasil Rp 1,39 triliun, pendapatan dari ijarah - bersih Rp 56,18 miliar, dan pendapatan usaha utama lainnya Rp 964,73 miliar.

Di sisi lain, Direktur Utama BBTN Nixon LP Napitulu mengungkapkan, skema yang bakal dilakukan untuk melepas aset UUS BTN adalah spin off dulu. Baru, nanti akan kerja sama dengan BSI yang akan masuk sebagai salah satu pemegang saham.

“Karena kalau polanya pengalihan aset itu ada risiko yang cukup besar,” ujar Nixon.

Sebagai informasi, per Juni 2023, aset UUS BTN masih senilai Rp46,2 triliun. Nilai aset tersebut belum masuk ketentuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait kewajiban bank untuk spin off yang minimal Rp50 triliun. Hanya saja, Nixon optimistis bahwa aset UUS BTN akan mencapai setidaknya Rp50 triliun, sampai akhir tahun.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini