Sabtu, 20 Juni 2026

Kelangkaan Pupuk Banyak Dikeluhkan Petani, Dedi Supandi Tambah Alokasi Puluhan Ton

Photo Author
Nurjayakbe, Nawacita Post
- Sabtu, 14 September 2024 | 21:03 WIB
Penanggung Jawab Bupati Majalengka, Dedi Supandi  saat sidak ke gudang pupuk serta menambah alokasi persediaan pupuk.
Penanggung Jawab Bupati Majalengka, Dedi Supandi saat sidak ke gudang pupuk serta menambah alokasi persediaan pupuk.

Majalengka, NAWACITAPOST.COM - Kelangkaan Pupuk banyak dikeluhkan oleh para petani di Kabupaten Majalengka terutama pupuk bersubsidi.

Hal itu menjadi perhatian serius dari Penanggung Jawab Bupati Majalengka, Dedi Supandi mengatakan bahwa dirinya telah memberikan surat ke Pemerintah Pusat untuk menambah alokasi persediaan pupuk.

"Alokasi pertama pupuk urea 23,614 ton ditambah 16,528 ton total 40,143 ton. Untuk Pupuk npk 15,456 ton pada alokasi pertama, sekarang ditambah 18,853 ton total 34,310 ton," ungkap Dedi Supandi, Sabtu (14/09/2024).

Masih dikatakan Dedi, stok puluhan ton pupuk tersebut rencananya akan didistribusikan ke seluruh Kecamatan di Kabupaten Majalengka.

"Pupuk bersubsidi yang disebar ke 26 kecamatan di Majalengka," ujarnya.

Dedi juga menyebut bahwa Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi di
Kabupaten Majalengka Tahun 2024 sebagai berikut:
a. Pupuk Urea = Rp 2.250,00 per kilogram; dan
b. Pupuk NPK = Rp 2.300,00 per kilogram

Penjabat Bupati Majalengka, Dedi Supandi, menyebut, kuota pupuk subsidi di Kabupaten Majalengka pada tahun ini mencapai 97,3 ribu ton.

"Jumlah tersebut berdasarkan surat pengajuan kebutuhan pupuk bersubsidi yang telah ditandatanganinya dan dikirimkan ke pemerintah pusat pada Desember 2023," tandasnya.(Defri Ardiansyah)

Editor: Nurjayakbe

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini