Senin, 28 September 2026

FESyar Jawa 2026 Berakhir, 26 Ribu Pengunjung Jadi Catatan Manis BI Jatim

Photo Author
Elya Yuddy Irawan, Nawacita Post
- Minggu, 27 September 2026 | 23:03 WIB

SURABAYA, NAWACITAPOST.COM — Empat hari digelar di Surabaya, Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa 2026 mencatat capaian besar. Lebih dari 26 ribu orang hadir dalam berbagai rangkaian kegiatan, sementara gaungnya di ruang digital menembus jutaan views.

FESyar Regional Jawa 2026 resmi ditutup di Surabaya, Minggu (27/9/2026). Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Timur, Ibrahim, menyebut pelaksanaan tahun ini bahkan melampaui ekspektasi penyelenggara.

“Alhamdulillah, FESyar Regional Jawa tahun 2026 ini terselenggara dengan hasil yang terus terang melampaui ekspektasi kami. Ini berkat dukungan dan sinergi bersama kita semua,” ujar Ibrahim saat penutupan.

Rangkaian FESyar tidak hanya berlangsung di Grand City Surabaya. Sejumlah kegiatan juga digelar di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya dan Universitas Ciputra, dengan agenda mulai pameran, seminar, talkshow, showcasing UMKM, business matching hingga pembiayaan.

Dari seluruh rangkaian tersebut, lebih dari 26.000 pengunjung tercatat hadir. Mereka tidak hanya melihat dan membeli produk UMKM, tetapi juga mengikuti berbagai agenda edukasi dan bisnis.

Jutaan Views Ikut Menggema

Tak berhenti di lokasi acara, FESyar juga memperluas jangkauan melalui kanal digital. Tayangan kegiatan di YouTube telah ditonton lebih dari 7.000 kali, sementara konten media sosial menembus 1,9 juta views dengan lebih dari 41 ribu likes.

“Di era media sosial, selain kita hadirkan secara langsung, kita juga siarkan melalui media sosial. Ini kami harapkan awareness masyarakat secara luas bisa semakin banyak lagi,” kata Ibrahim.

Menurutnya, capaian tersebut memperlihatkan antusiasme masyarakat terhadap pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. FESyar sekaligus menjadi ruang temu antara UMKM, lembaga keuangan, pemerintah, pesantren, akademisi, komunitas dan berbagai pemangku kepentingan.

Emil: Jangan Berhenti di Seremoni

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak yang mewakili Gubernur Jatim mengapresiasi BI dan seluruh pihak yang terlibat. Ia menilai keberhasilan FESyar merupakan hasil kolaborasi pemerintah, lembaga keuangan, pelaku usaha, pesantren, akademisi, komunitas, media dan mitra lainnya.

“Ini tidak mungkin bisa terwujud tanpa dukungan dari semua pihak. Dukungan dari seluruh elemen dan seluruh stakeholder yang membangun kolaborasi sepanjang pelaksanaan FESyar,” ujarnya.

Emil menyebut Jawa Timur memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Pemerintah kabupaten dan kota pun didorong terus melahirkan program yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Namun, ia mengingatkan agar keberhasilan FESyar tidak berhenti pada ramainya acara. Tantangan berikutnya adalah memastikan kegiatan tersebut menghasilkan dampak ekonomi yang lebih besar dan berkelanjutan.

“Cita-cita kita adalah Indonesia menjadi world leader, pemimpin dunia untuk ekonomi dan keuangan syariah,” kata Emil.

Menurutnya, Indonesia memiliki modal besar karena merupakan negara G20 dengan jumlah penduduk besar dan mayoritas muslim. Tetapi kekuatan tersebut harus diterjemahkan menjadi nilai ekonomi nyata.

Halaman:

Editor: Elya Yuddy Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini