Bagi Jawa Timur, berbagai capaian tersebut menjadi sinyal positif bahwa UMKM daerah tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga memiliki peluang untuk naik kelas.
Komitmen transaksi Rp19,4 miliar, pertumbuhan penjualan wastra hingga 228 persen, prestasi di bidang wastra dan kopi, serta kolaborasi dengan industri fesyen nasional memperlihatkan bahwa inovasi dan penguatan ekosistem dapat membuka jalan bagi produk lokal menuju pasar yang lebih luas.
Melalui semangat “#BeudayaMeusareSare – Berdaya Bersama-sama”, Bank Indonesia bersama para pemangku kepentingan terus mendorong UMKM agar semakin inovatif, tangguh, dan kompetitif, baik di pasar domestik maupun global. ***