NAWACITAPOST.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur sebagai Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar High Level Meeting (HLM) untuk mengantisipasi kenaikan permintaan dan harga bahan pangan serta angkutan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri 2024.
Dipimpin oleh Pj. Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, HLM tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi dan mendukung stabilitas harga dan ketersediaan pasokan komoditas pangan.
Dalam pertemuan yang dihadiri oleh berbagai instansi terkait, TPID menyatakan komitmennya untuk mengusung Program JATIM SIGATI sebagai langkah dalam mengendalikan inflasi.
Baca Juga: Thok! Erwin Gunawan Hutapea Resmi Jabat Kepala KPw BI Jatim
Program ini menekankan pada strategi 4K, yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.
Adhy Karyono, Pj. Gubernur Jawa Timur, menegaskan pentingnya memperkuat komitmen Program JATIM SIGATI sebagai langkah kolaboratif untuk menjaga inflasi pada rentang sasaran nasional.
HLM TPID menghasilkan delapan komitmen utama pengendalian inflasi menjelang HBKN Idul Fitri, yang mencakup stabilisasi harga pangan, optimalisasi Etalase Pengendalian Inflasi Kabupaten/Kota (EPIK), menjaga ketersediaan pasokan, memperkuat kerjasama antardaerah, kelancaran arus orang dan barang, mengurangi asimetri informasi, penguatan kelembagaan korporasi petani, peternak, dan nelayan, serta peningkatan kualitas digitalisasi data.
Baca Juga: BI Jatim Catat Penurunan Temuan Uang Palsu, Berikut Strategi Penanggulangannya!
Erwin Gunawan Hutapea, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, menekankan pentingnya koordinasi, kerjasama, dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Bank Indonesia dalam meminimalkan tekanan inflasi, terutama dari sisi supply.
TPID Jawa Timur telah melakukan upaya konkret dalam pengendalian inflasi menjelang HBKN Idul Fitri, antara lain melalui pelaksanaan operasi pasar murah, optimalisasi EPIK TPID, penyelenggaraan mudik gratis, dan komitmen transparansi harga bahan pangan strategis.
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur bersama Pemprov Jatim akan terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam implementasi Program JATIM SIGATI dan delapan komitmen utama pengendalian inflasi untuk mendukung tercapainya stabilitas inflasi Jawa Timur pada rentang sasaran inflasi nasional. ***
Artikel Terkait
Dorong Inklusi Keuangan Digital, BI Jatim Gelar East Java Digital Transformation Week 2022
Bersama Plt Gubernur, BI Jatim Lepas Tim Jelajah Kopi Jatim 2022
BI Jatim menyebut Penurunan Kredit Macet Perbankan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur
BI Jatim Catat Penurunan Temuan Uang Palsu, Berikut Strategi Penanggulangannya!
Thok! Erwin Gunawan Hutapea Resmi Jabat Kepala KPw BI Jatim