NAWACITAPOST.COM - Musim penghujan tidak selalu mendatangkan malapetaka, terkadang hujan juga memberikan berkah tersendiri bagi alam dan segelintir orang.
Ya, bagi masyarakat Desa Jipurapah, Kecamatan Plandaan, Jombang, Jawa Timur, musim hujan merupakan saat terbaik untuk berburu harta karun di hutan. Di musim ini banyak sekali ditemukan jamur Barat yang bisa dimakan.
Baca Juga: Sulap Brandgang, Kakanwil Kemenkumham Sumut Panen Jamur Tiram di Rutan Perempuan Medan
Pada rentang Januari - Februari, jamur barat biasa mekar dengan subur di bawah pepohonan besar yang ada di hutan. Saat itulah, tiba saatnya warga tepian hutan sekitar ramai-ramai berburu jamur Barat. Apabila beruntung, sekali berburu seharian bisa saja mendapatkan jamur Barat liar ini hingga 20 kilogram.
Namun untuk menemukan lokasi tumbuhnya jamur Barat liar ini terbilang susah-susah gampang. Tak semua tempat lembab di bawah pohon bisa ditumbuhi. Intensitas sinar matahari juga memiliki peran penting untuk lokasi tumbuhnya jamur ini.
Baca Juga: Teliti Jamur Jakaba, Dosen STKIP PGRI Nganjuk Gandeng Kemdikbud
"Tidak semua di bawah pohon ada. Biasanya tumbuh di tempat-tempat yang kurang sinar matahari. Tidak ada jaminan juga," kata Tomi (27), pemuda Desa Jipurapah, pada Rabu (7/2/2024).
Tomi mengaku, perburuan jamur Barat ini biasa dilakukannya disela-sela aktivitasnya merumput untuk pakan ternak miliknya.
Baca Juga: Sulap Brandgang, Kakanwil Kemenkumham Sumut Panen Jamur Tiram di Rutan Perempuan Medan
Menurutnya, ada spot-spot yang sudah menjadi incarannya setiap musim penghujan tiba. Dalam sekali berburu, Tomi bisa mendapatkan sekantong plastik jamur Barat
Pernah juga, dia sampai mendapatkan hingga 15 kilogram."Gak mesti juga sih, kadang cuman dapat sedikit. Ya cukup lah untuk lauk makan. Kalau banyak biasanya dibagi sama teman-teman," imbuh Tomi.
Baca Juga: 5 Jenis Infeksi Jamur Kulit Ringworm
Menurutnya, rasa jamur Barat ini lebih nikmat daripada jamur tiram yang biasanya dibudidayakan. Hanya digoreng saja, jamur Barat memiliki rasa yang lebih gurih. Rasanya hampir mirip dengan jamur Trucuk. Tekstur jamur Barat ini juga sedikit lebih alot jika dibandingkan dengan jamur budidaya. Namun, inilah yang menjadikan kenikmatan saat memakannya.
Ternyata, jamur Barat ini juga laris manis di pasaran. Bahkan, harganya terbilang cukup mewah untuk seukuran kantong warga pedesaan. Di pasar setempat, jamur Barat ini biasa dibanderol seharga Rp 45 ribu hingga Rp 75 ribu per kilogramnya. Harga ini terbilang wajar karena mencarinya cukup sulit.
Artikel Terkait
Sulap Lahan Jadi Rumah Jamur, Kalapas Perempuan Kelas II A Jakarta Herlin Ciptakan Kemandirian WBP
Sulap Brandgang, Kakanwil Kemenkumham Sumut Panen Jamur Tiram di Rutan Perempuan Medan
Cerita Petani Jamur di Borobudur, Bisa Bikin Wisata Edukasi Berkat Ganjar
Apa Itu Jamur Ringworm? Ini Cara Penularannya
5 Jenis Infeksi Jamur Kulit Ringworm
Teliti Jamur Jakaba, Dosen STKIP PGRI Nganjuk Gandeng Kemdikbud
Unik dan Mungkin Hanya Satu di Indonesia, Ini Bukit Jamur Gresik