NAWACITAPOST.COM – Dalam masa reses awal tahun 2025, anggota Komisi A DPRD Surabaya, Tubagus Lukman Amin, turun langsung ke masyarakat untuk mendengarkan aspirasi mereka. Reses kali ini berlangsung di Balai RW 03 Menanggal, Kecamatan Gayungan, pada Senin (10/2/2025).
Tubagus yang juga merupakan Ketua Fraksi PKB, memaparkan berbagai program pemerintah, khususnya terkait administrasi kependudukan (Adminduk), yang menjadi fokusnya di Komisi A DPRD Surabaya.
Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) telah mengembangkan Klampid New Generation (KNG), sebuah aplikasi berbasis digital yang memungkinkan warga mengurus dokumen kependudukan secara lebih mudah.
"Inovasi ini merupakan bentuk komitmen Pemkot Surabaya dalam menghadirkan layanan Adminduk yang lebih praktis dan efisien," terang Tubagus.
Aplikasi KNG bisa diakses melalui situs dispendukcapil.surabaya.go.id atau melalui barcode yang tersedia di kantor kelurahan, kecamatan, serta Mal Pelayanan Publik Siola. Masyarakat dapat mengajukan lebih dari 30 jenis layanan, mulai dari pembuatan akta kelahiran, akta kematian, perubahan biodata, cetak ulang Kartu Keluarga (KK), hingga pengajuan KTP elektronik.
Sebagai wakil rakyat, Tubagus menegaskan kesiapannya untuk mengawal berbagai permasalahan warga agar mendapat perhatian dari dinas terkait.
"Saya siap mengawal setiap aspirasi warga agar dapat ditindaklanjuti oleh instansi berwenang," ujarnya.
Selain membahas layanan kependudukan, Tubagus juga menyoroti maraknya pinjaman online (pinjol) ilegal dan judi online (judol). Ia mengingatkan warga agar tidak terjerumus dalam praktik tersebut karena dapat membawa dampak buruk bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
"Jangan coba-coba! Kalau sudah terlanjur, segera hentikan. Ini adalah penyakit masyarakat yang harus kita lawan bersama," tegasnya.
Dalam sesi dialog, sejumlah warga menyampaikan keluhan terkait infrastruktur, penerangan jalan umum (PJU), renovasi Balai RW, hingga persoalan banjir dan layanan BPJS Kesehatan.
Menanggapi hal tersebut, Tubagus memastikan bahwa beberapa usulan telah masuk dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
"Renovasi Balai RW dan perbaikan jalan sudah masuk Musrenbang, tinggal kita kawal agar segera terealisasi. Untuk atap balai RW, pengerjaannya akan ditangani oleh Satgas PU," jelasnya.
Sementara itu, usulan lainnya akan dibahas di tingkat fraksi dan dirapatkan bersama Pemerintah Kota Surabaya agar dapat menjadi bagian dari kebijakan pembangunan daerah.
Melalui reses ini, Tubagus berharap komunikasi antara warga dan legislatif semakin erat sehingga setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat. ***