NAWACITApost.com - Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Lampung berpartisipasi dalam kegiatan Bursa Lowongan Kerja yang diselenggarakan oleh Pusat Karir dan Inkubator Bisnis Universitas Muhammadiyah Metro, di Aula E Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Metro, Lampung, belum lama berselang.
Sebanyak 75 perusahaan dengan ratusan lowongan kerja tersedia untuk para pencari kerja yang hadir di Universitas Muhammadiyah (UM) Metro. BP3MI Lampung termasuk dalam peserta job fair tersebut, dengan membuka mobile service, untuk menginformasikan tata cara penempatan Pekerja Migran Indonesia yang resmi dan aman.
Wakil Wali Kota Metro, Qomaru Zaman, dalam sambutannya menyatakan bahwa permasalahan ketenagakerjaan saat ini sangat kompleks, terlebih pada tingginya angka pengangguran di Provinsi Lampung.
“Setiap tahun, jumlah angkatan kerja selalu bertambah, sementara kesempatan kerja yang tersedia masih sangat terbatas. Oleh karena itu, kegiatan job fair ini diharapkan dapat menjembatani para pencari kerja dengan perusahaan pengguna tenaga kerja di Kota Metro,” ungkap Qomaru.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BP3MI Lampung, Wirawan Negara Harahap, menjelaskan bahwa lowongan kerja ke luar negeri, dapat jadi salah satu opsi yang baik bagi para pencari kerja di Kota Metro.
"BP2MI memiliki beberapa program kerja ke luar negeri. Ada Program G to G atau Government To Government, yang merupakan kerjasama antar pemerintah di beberapa negara seperti Jepang, Korea, dan Jerman. Ini dapat menjadi alternatif yang baik bagi para pencari kerja. Tentunya bekerja ke luar negeri harus prosedural, melalui jalur resmi supaya aman," ujarnya.
Wirawan namun meluruskan, bahwa BP3MI Lampung memberikan informasi alternatif bekerja di luar negeri, bukan untuk mendorong bekerja ke luar negeri, bukan juga melarang masyarakat.
“BP2MI hanya memberi info untuk berangkat bekerja secara resmi, sesuai persyaratan, aman, dan terdata di sistem BP2MI. Kami semua memfasilitasi hal tersebut. Namun pilihan kerja di luar negeri adalah keputusan pribadi masing-masing,” pungkasnya.