daerah

BPS Jatim: Penduduk Miskin Jawa Timur Berkurang 89 Ribu Orang

Rabu, 15 Januari 2025 | 21:19 WIB
Ilustrasi Kemiskinan (Nawi)

NAWACITAPOST.COM - Tingkat kemiskinan di Jawa Timur menunjukkan penurunan pada September 2024, dengan persentase sebesar 9,56 persen. Angka ini turun 0,23 persen poin dibandingkan dengan kondisi pada Maret 2024.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, Dr. Ir. Zulkipli M.Si, mengungkapkan data tersebut pada Rabu (15/01/2025). "Penurunan ini menunjukkan adanya perbaikan dalam kondisi sosial ekonomi masyarakat di Jawa Timur," ujarnya.

Jumlah penduduk miskin di wilayah ini pada September 2024 tercatat sebanyak 3,893 juta orang, mengalami penurunan sebesar 89 ribu orang dibandingkan dengan Maret 2024. Pada periode yang sama, persentase kemiskinan di daerah perkotaan turun dari 7,12 persen menjadi 6,83 persen, sedangkan di perdesaan turun dari 13,30 persen menjadi 13,19 persen.

Secara rinci, jumlah penduduk miskin di perkotaan menurun sebanyak 54 ribu orang, dari 1,643 juta orang pada Maret 2024 menjadi 1,589 juta orang pada September 2024. Di perdesaan, penurunan mencapai 35 ribu orang, dari 2,340 juta orang pada Maret 2024 menjadi 2,305 juta orang pada September 2024.

Garis Kemiskinan pada September 2024 tercatat sebesar Rp547.751 per kapita per bulan. Komposisi Garis Kemiskinan tersebut terdiri atas Garis Kemiskinan Makanan sebesar Rp416.738 (76,08 persen) dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan sebesar Rp131.013 (23,92 persen).

"Rata-rata rumah tangga miskin di Jawa Timur pada September 2024 memiliki 4,27 anggota," tambah Zulkipli. Dengan demikian, rata-rata kebutuhan minimum untuk satu rumah tangga miskin mencapai Rp2.338.897 per bulan.

Penurunan ini diharapkan terus berlanjut melalui berbagai upaya pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan di Jawa Timur. ***

Tags

Terkini