daerah

Normalisasi Sungai Terabaikan, Banjir Jadi 'Hadiah Natal' Warga Surabaya-Sidoarjo

Rabu, 25 Desember 2024 | 19:17 WIB
Wakil Ketua Fraksi PSI DRPD Kota Surabaya, William Wirakusuma (Nawi)

NAWACITAPOST.COM - Wakil Ketua Fraksi PSI DRPD Kota Surabaya, William Wirakusuma, mengatakan bahwa sungai-sungai perbatasan Surabaya dan Sidoarjo harus segera dikeruk.

"Malam Natal tahun ini, kawasan di sekitar perbatasan Surabaya Sidoarjo terendam air sampe pagi. Penyebabnya sungai perbatasan sebelah tol itu penuh enceng gondok dan endapan." Tegas William 

William kemudian melanjutkan bahwa Dinas DSABM harus berkomunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, dan bersama-sama melakukan normalisasi sungai-sungai perbatasan. 

"Seharusnya saling kerjasama jangan ada ego sektoral. Karena saya dengar wilayah Sidoarjo juga banjir. Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga harus hadir membantu Ibukota Jawa Timur ini", lanjut William.

Permasalahan kewenangan ini menurut William merugikan warga baik Surabaya maupun Sidoarjo, karena jika sungai perbatasan tidak terawat maka aliran sungai tersebut jadi terhambat.

"Saya sudah berulang kali minta sejak periode lalu agar Dinas SDABM melakukan pengerukan, alasannya selalu itu sungai perbatasan bukan wewenangnya. Kalau seperti ini terus ya siap-siap warga sekitar Kutisari, Kendangsari dan Tenggilis akan jadi langganan banjir" Tegas William, politisi muda PSI yang kembali menjabat periode keduanya.

Selain sungai perbatasan, William menyoroti sungai yang ada di dalam kawasan SIER juga perlu dilakukan pengerukan dan pembersihan sebab kata legislator PSI tersebut sungai SIER juga menjadi saluran signifikan untuk kawasan pemukiman di sekitar SIER.

"Pada akhirnya pembangunan dan penanganan banjir di Surabaya harus ada kerja sama dengan berbagai pihak termasuk PT SIER. Selain itu juga harus memperhatikan kelestarian lingkungan hidup dan tetap memperhatikan RPPLH (Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup)." Sambung William Wirakusuma., anggota Pansus RPPLH.

Menurut William penggunaan Box Culvert memang efektif, namun jika sungai-sungai tidak dilakukan pengelolaan dan perawatan maka sungai di Surabaya akan banyak yang meluber karena air hujan melalui box culvert akan lebih cepat mengalir ke sungai.

"Penanganan banjir juga harus memperhatikan ekologi sungai, semua saluran dibox culvert, baik. Tapi sungainya dangkal, menyempit, banyak endapan ya sama saja. Apalagi kalau hujan sore hari saat air laut pasang, pasti banjir! Dinas SDABM harus memperhatikan perawatan semua sungai" pungkas William. ***

Tags

Terkini