Banjarmasin, NAWACITApost.com - Staf Ahli Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Bidang Ekonomi, Lucky Agung Binarto kunjungi Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kalimantan Selatan untuk berikan penguatan pelaksanaan Tugas dan Fungsi guna wujudkan Reformasi Birokrasi di Wilayah Kalimantan Selatan.
Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Kamis (09/03) ini diikuti oleh seluruh jajaran Kantor Wilayah mulai dari Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, JFT, JFU, serta para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) beserta jajaran. Turut hadir secara langsung Plt. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin, Ramdhani dan diikuti jajaran pegawai Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin yang mengikuti kegiatan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting.
Lucky Agung Binarto, Staf Ahli Menteri Hukum dan HAM Bidang Ekonomi menyampaikan pesan dari Menteri Hukum dan HAM untuk menghimbau agar seluruh jajaran dapat mewujudkan Kementerian Hukum dan HAM yang Semakin Pasti dan Berakhlak dengan berkinerja secara cepat, tepat, ikhlas dan hasilnya haruslah akuntabel,” terangnya.
Lucky selaku Staf Ahli Menkumham juga menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo agar senantiasa menciptakan birokrasi yang bukan hanya sekedar hadir ditengah masyarakat, tapi kehadirannya haruslah berdampak nyata bagi masyarakat.
“Kehadiran kita yang memberikan kebermanfaatan, itulah yang menjadi esensi penting perwujudan reformasi birokrasi untuk menjadikan Kemenkumham memiliki birokrasi yang berkelas dunia,” terangnya.
Selanjutnya setelah memberikan pengarahan di Kantor Wilayah, Staf Ahli Menkumham melanjutkan kunjungannya ke Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Trisakti. Dalam kunjungannya ini beliau menyampaikan selamat atas penetapan Taboneo sebagai TPI Pelabuhan Laut. Karena baru saja ditetapkan maka untuk sementara pelaksanaan pemeriksaan keimigrasian dilakukan seperti biasa dengan menggunakan cap pendaratan yang sudah ada yaitu cap pendaratan trisakti. Beliau juga menyampaikan agar TPI Trisakti memiliki aplikasi yang dapat digunakan untuk memantau posisi kapal seperti yang digunakan pada TPI lain contohnya TPI Batam.