daerah

Jelang Pembukaan Muswil, DPD IMM Jabar Harapkan Darah Segar Berkemajuan

Rabu, 22 Februari 2023 | 21:39 WIB

Jawa Barat, NAWACIPOST.COM - Musyawarah Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat tentunya harus menjadi momentum evaluasi total dan rekonstruksi Gerakan Dakwah Persyarikatan Muhammadiyah Jawa Barat yang lebih Berkemajuan.

Hal ini sangat penting untuk di perhatikan oleh seluruh komponen yang ada di Internal Persyarikatan Muhammadiyah Jawa Barat salah satu nya Organisasi Otonom yakni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Jawa Barat.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Jawa Barat Immawan Faisal Amien Prawira, dia menyampaikan dengan tegas pesan dan rekomendasi yang umumnya kepada peserta dan secara khusus kepada calon formatur di Musyawarah Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat tahun 2023.

Paling tidak menurut Faisal, ada beberapa catatan bagi Gerakan Muhammadiyah Jawa Barat yang dianggap tidak mampu mengikuti percepatan zaman yang ditandai dengan masuknya Era Disrupsi serta Revolusi Industri 4.0.

Salah satu diantaranya, lanjut Faisal, Kontruksi pemikiran yang tidak mengakar dan mendasar, yang sering dirasakan oleh khususnya kader - kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Jawa Barat disaat melakukan pertemuan baik secara formal ataupun informal.

"Komitmen dan tanggung jawab yang patut di pertanyakan kepada Personalia Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat, terkadang justru nilai - nilai yang merugikan itu di munculkan oleh tokoh - tokoh Muhammadiyah Jawa Barat," ungkap Faisal Amien Prawira dalam keterangan tertulisnya, Rabu (22/2/2023).

Masih dikatakan Ketum IMM Jabar, Ditubuh PW Muhammadiyah sampai saat ini masih belum ada figur yang mampu menjadi role model pencerahan bagi Angkatan Muda Muhammadiyah Jawa Barat.

"Tentunya hal ini tidak kita harapkan terjadi untuk kedepannya di perjalanan panjang Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat kedepannya, harus ada sosok yang membawa visi misi Berkemajuan," ungkapnya.

Tak hanya itu, soal tata kelola organisasi yang dinilai Ketum Faisal masih banyak yang harus diperbaiki dan terkonsolidasi dengan baik.

"Kami tidak melihat kepedulian baik secara personal dan kolektif Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat dalam mengelola lingkungan yang ada, semisal di komplek mujahidin atau di amal usaha muhammadiyah yang tidak ada kemajuan signifikan dibandingkan dengan organisasi sahabat lainnya, sangat jelas ini menggambarkan bagaimana minimnya kontribusi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Barat dalam hal Internalisasi dan Eksternalisasi di Jawa Barat," tegasnya.

"Saatnya pada momentum Musyawarah Wilayah Muhammadiyah ini harus melahirkan darah segar bagi perubahan Muhammadiyah Jawa Barat kedepannya agar mampu menjadi pilar utama Kebangkitan umat Islam di Jawa Barat khususnya Kemajuan persyarikatan," tandasnya (Ardiansyah)

Tags

Terkini