daerah

Program MBG Rp10 Ribu, DPRD Surabaya: Nutrisi Terjamin, Ekonomi Lokal Bangkit

Selasa, 3 Desember 2024 | 11:32 WIB
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko dari Fraksi Gerindra (Nawi)

NAWACITAPOST.COM – Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko dari Fraksi Gerindra, menilai anggaran Rp10 ribu per anak per hari untuk program makan bergizi gratis (MBG) adalah angka yang wajar. Menurutnya, anggaran tersebut sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak, sesuai dengan fokus utama program yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

“Angka ini sangat proporsional. Program makan bergizi tidak sekadar soal banyaknya menu, melainkan lebih kepada kecukupan nutrisi yang disediakan,” ujar Yona, Senin (2/12).

Yona menjelaskan, kebutuhan kalori harian anak usia SD hingga SMP berkisar antara 1.600–2.200 kilo kalori. Untuk itu, program MBG dirancang agar satu porsi makanan mampu memenuhi sepertiga dari kebutuhan harian, yakni sekitar 700–800 kilo kalori. Dalam hitungan Yona, konversi nutrisi tersebut ke rupiah memang cocok dengan alokasi anggaran Rp10 ribu per porsi.

Baca Juga: Juara Nasional Literasi, Warga Surabaya Bingung Pinjam Buku

“Perhitungan ini tidak berlaku untuk orang dewasa, karena acuannya adalah kebutuhan kalori anak. Dengan komposisi tersebut, Rp10 ribu adalah angka yang proporsional,” jelas Ketua Komisi A DPRD Surabaya ini.

Selain untuk memenuhi kebutuhan gizi anak, Yona menilai program MBG juga bisa mendorong pemberdayaan UMKM, petani, dan nelayan. Mereka bisa langsung memasarkan produk tanpa melalui perantara, sehingga biaya distribusi bisa ditekan.

“Contohnya, dengan Rp10 ribu, kita bisa menyediakan 100–150 gram nasi (setara 80–100 gram beras), 80 gram ikan atau daging ayam tanpa kulit, sayuran dengan anggaran sekitar Rp1.500, dan buah segar. Jika air mineral sudah disediakan sekolah, biaya pengemasan bisa dioptimalkan,” papar Yona.

Baca Juga: Uji Coba Makan Bergizi Gratis Tingkatkan Indeks Belajar Siswa Hingga 8 Poin

Terkait penyediaan susu dalam program ini, Yona menilai kebutuhan protein dari susu bisa digantikan dengan sumber protein lain, seperti kacang-kacangan atau sayuran berprotein tinggi.

“Ini hanya pandangan saja. Protein susu dapat diganti dengan unsur protein tinggi lainnya seperti kacang-kacangan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menetapkan anggaran program MBG sebesar Rp10 ribu per anak per hari setelah rapat terbatas di Istana. Awalnya, estimasi biaya mencapai Rp15 ribu per porsi, namun disesuaikan dengan kondisi anggaran negara.

Baca Juga: Dewan: Partisipasi Warga Pilar Suksesnya Pilkada Surabaya

“Program makan bergizi ini ditargetkan memberikan indeks minimum Rp10 ribu per anak atau ibu hamil setiap harinya,” ujar Prabowo dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (29/11). ***

Tags

Terkini