daerah

Bupati Blitar Membuka Bazar Literasi 2022

Kamis, 17 November 2022 | 10:55 WIB
Bupati Blitar Membuka Bazar Literasi 2022

Blitar, NAWACITAPOST.COM - Pemerintah Kabupaten ( Pemkab ) Blitar melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) Blitar, menggelar Bazar Literasi 2022. Bazar Literasi di Kabupaten Blitar dibuka secara resm Bupati Blitar Rini Syarifah, bertempat dihalaman Kantor Dispursip,Kamis (17/11/2022).

BACA JUGA : PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, Gerak Cepat Mengawali Persiapkan Saksi Hingga Turba ke Ranting 

-


Dalam sambutannya Bupati Blitar Rini Syarifah menyampaikan selamat kepada Pegiat Literasi yang tergabung dalam Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) yang baru saja dikukuhkan. Semoga mampu menjalankan amanah dengan baik, meningkatkan minat baca masyarakat Kabupaten Blitar.

Mengingat pada Tahun 2022 minat baca di Kabupaten Blitar sekitar 59,6%. Untuk itu perlu terus ditingkatkan dengan berbagai upaya dan strategi kolaboratif.

-


“Terimakasih pula untuk segenap pegiat., penggerak literasi lainnya yang telah banyak memberikan kontribusi dalam peningkatan budaya literasi, termasuk kepada Perangkat Daerah yang telah menyediakan pelayanan pojok baca di kantornya,” ujar bupati.

“Saya yakin penyediaan buku bacaan dan referensi akan mampu meningkatkan pengetahuan dan profesionalitas aparatur pemerintah,” sambungnya.

Bupati Rini mengapresiasikan kepada seluruh pihak sehingga kegiatan Bazar Literasi ini bisa terselenggara dengan baik. Ini merupakan komitmen kita bahwa kita semua akan terus berusaha maksimal meningkatkan budaya literasi.

“Kita harus berjuang seperti Finlandia yang tercatat sebagai negara dengan tingkat literasi tertinggi di dunia. Karena Finlandia menjadikan kegiatan membaca sebagai budaya.Negara tersebut telah menyediakan begitu banyak tempat untuk membaca. Sehingga kita perlu mencontohnya,” harapnya.

Sejalan dengan perkembangan jaman, maka perlu mengembangkan perpustakaan digital, termasuk dapat melakukan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, yang dapat mengembangkan diri masyarakat sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Untuk itu saya minta paradigma perpustakaan harus dirubah mulai sekarang, dari yang semula dianggap sebagai gudang buku, kini harus bertransformasi menjadi perpustakaan yang dapat memberdayakan masyarakat dengan pendekatan teknologi informasi,"jelasnya.

Dan bagi Pustakawan, saya minta agar semakin kreatif dan inovatif dalam menyajikan buku perpustakaan maupun konten - konten edukatif yang menarik serta dipublikasikan melalui media sosial yang banyak diakses oleh komunitas dan berbagai kalangan masyarakat.

Budaya membaca harus dikenalkan sejak dini, bahkan sejak dalam kandungan. Oleh karena itu diperlukan program/ kegiatan yang mampu mengembangkan budaya baca dan budaya literarsi di tingkat keluarga, sehingga berkembang menjadi keluarga literasi.

Ini kolaborasi dengan dinas dan instansi lain sehingga mampu menciptakan pembinaan yang terintegrasi dan sinergi, dalam upaya membentuk keluarga literasi sehingga dapat melahirkan generasi bangsa yang melek membaca dan menulis dan membawa Indonesia kedalam kemajuan dan keunggulan.

Ini juga sebagai upaya meminimalisir penggunaan dawai khususnya melihat informasi yang tidak bermanfaat. Sehingga lebih fokus pada pelajaran, pengetahuan dan berbisnis.

Untuk itu saya minta Ketua TP PKK selaku Bunda Literasi sekaligus sebagai influencer harus terus melakukan pendampingan, melakukan sosialisasi, promosi, dan kampanye budaya gemar membaca dan literasi untuk semua kalangan masyarakat dengan menggunakan berbagai metode dan media.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh Bunda Literasi dalam keluarga literasi, antara lain, Mendorong penyediakan perpustakaan keluarga. Memberikan motivasi agar terjadi komunikasi yang intensif dan efektif diantara anggota keluarga. Memberikan motivasi agar orang tua meluangkan waktu untuk bercerita dan mendongeng untuk merangsang daya imajinasi dan kecerdasan anak. Mendorong orang tua menjadi teladan dalam pembentukan akhlak yang mulia dan berkarakter. Dan bagi orangtua agar memberikan ruang, kepercayaan dan motivasi kepada anak untuk mengembangkan diri sesuai minat dan kompentensinya.

Terakhir, Bupati Rini Syarifah mengatakan, Mari terus berjuang bersama - sama agar minat baca di Kabupaten Blitar semakin meningkat, melahirkan generasi cerdas berkarakter yang kelak bisa memenangkan persaingan global,"tutupnya.

Frins Maurins

Tags

Terkini