Blitar, NAWACITAPOST.COM - Walikota Blitar Santoso membuka secara langsung Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Blitar Tahun 2022, bertempat di Pondok Pesantren Bustanul Mutaalimin, Kelurahan Kauman, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, Jawa Timur pada Jum'at, (7/10/2022).
Pembukaan MTQ juga dihadiri Ketua DPRD Kota Blitar dr Syahrul Alim, dan Jajaran Forkopimda, Kepala OPD, Camat dan Lurah Se-Kota Blitar. Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Blitar Tahun 2022 diselenggarakan selama 3 hari dari tanggal 7-9 Oktober 2022.
-
Walikota Blitar Santoso mengatakan, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang kita selenggarakan pada hari ini adalah momentum yang sangat tepat, karena adalah sejalan dengan visi-misi merupakan rencana pembangunan daerah. Bagaimana pemerintah kota Blitar mewujudkan masyarakat yang keren, makmur dan bermartabat. MTQ ini merupakan bagian upaya pemerintah meningkatkan nilai religius di tengah masyarakat.
Disini perlu diketahui arti KEREN adalah singkatan Keberagaman, Religius dan Nasionalis. Sehingga saya atas nama Walikota Blitar menyampaikan apresiasi kepada Pondok Pesantren-pondok pesantren, LPQ yang tinggi karena ini menjadi bagian dari memboomingkan Al Quran yang ilahi di Bumi Bung Karno. Karena melalui kegiatan- kegiatan semacam seperti inilah kita mampu khususnya kepada anak-anak kita ini untuk memberikan kesempatan dan mendalami kandungan-kandungan makna dalam ayat-ayat Al Quran,” kata walikota.
Menurut Walikota Santoso, dimana kita mendengarkan lantunan ayat suci Al Quran yang dilantunkan oleh qori dan qoriah dari Ayat-ayat Al Qur'an bisa membuat orang yang mendengarkannya hanyut dalam suasana kedamaian dan ketenangan jiwa.
-
“Ada penelitian tentang nilai keindahan dalam Al Quran ternyata dilihat dari nilai sastranya sangat tinggi dan tidak ada kitab yang mampu menandingi kesastraan dalam Al Quran. Mudah-mudahan dengan penyelenggaraan MTQ ini menjadi sarana berkumpul pembaca Al Quran, penghafal dan kaum muslimin dan muslimat untuk memboomingkan Al Quran yang menjadi jalan petunjuk kehidupan kita,” tutur Walikota.
Terakhir, Walikota Blitar Santoso berpesan, khusus para dewan hakim Walikota Santoso berharap dalam penyelenggaraan lomba dalam MTQ ini bisa digelar dengan semangat fair play. Artinya juri dalam memberi penilaian dilaksanakan dengan sejujur-jujurnya dan seadil-adilnya. Serta di lomba MTQ ini diharapkan bisa mengasah potensi dari putra asli Kota Blitar.
“Sehingga nantinya kita bisa menjadi best of the best. Sebab juara MTQ tingkat kota ini akan menjadi kafilah bertanding di MTQ Jawa Timur. Di lomba ini jangan sampai dibebani masalah kalah yang terpenting beri tampilan yang terbaik,” tutup Walikota.
Perlu diketahui penyelenggaran MTQ ini berjalan selama 3 hari mulai dibuka hari ini Jumat 7/10/2022 hingga Minggu 9/10/2022 di tiga pondok pesantren yaitu Pondok Pesantren Bustanul Mutaalimin, Pondok Pesantren Bustanul Muta’alimat, dan Pondok Pesantren Al Muhsin. Peserta yang mengikuti MTQ total 562 peserta, jenis lomba MTQ dari tingkat anak, remaja dan dewasa.
Penulis: Frins Maurins