NAWACITAPOST.COM - Anggota Komisi A DPRD Surabaya sekaligus Sekretaris Fraksi Gerindra, Azhar Kahfi, mengungkapkan keprihatinannya terhadap kesulitan yang dialami warga untuk memenuhi kebutuhan buku ajar bagi anak-anak tingkat Sekolah Dasar (SD).
Hal itu disampaikan usai agenda resesnya di wilayah Sidodadi RT06 RW06, Rabu (30/10/2024). Menurut Kahfi, salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah mengoptimalkan peran perpustakaan dan taman baca di tingkat RW.
Kahfi mengusulkan agar perpustakaan memiliki peran strategis dalam memastikan distribusi buku ajar yang merata. “Fungsi taman baca di setiap RW dapat menjadi ujung tombak dalam menjangkau persoalan ini,” ujarnya.
Baca Juga: Tubagus Lukman Amin Siap Kawal Penertiban Agen Mihol Dekat Masjid
Ia juga menyarankan agar ada kolaborasi antara perpustakaan dan taman baca untuk mendistribusikan buku ajar secara merata. Dengan adanya sistem kolaborasi ini, ketersediaan buku ajar di taman baca dapat tercapai, dan akses literasi semakin mudah.
Jika masih ada kekurangan dalam jumlah buku ajar, Azhar mengusulkan kerjasama dengan penerbit atau memanfaatkan bantuan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mencetak buku yang dibutuhkan.
“Apabila anggaran tidak mencukupi, mungkin bisa bekerjasama dengan CSR yang peduli dengan persoalan ini,” tambahnya.
Baca Juga: Reses di Mojo, Azhar Kahfi Komitmen Tindak Lanjuti Fasilitas Pendidikan dan Drainase
Lebih lanjut, Kahfi menyampaikan visinya agar taman baca di Surabaya tidak hanya menyediakan buku ajar, tetapi juga menyewakan mainan anak-anak secara gratis.
“Dengan begitu, anak-anak akan lebih tertarik untuk datang ke taman baca, dan beban orang tua menjadi lebih ringan karena mereka bisa memfokuskan anggaran untuk membeli buku daripada mainan,” jelasnya.
Diakhir pernyataannya, Azhar Kahfi mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menciptakan ekosistem literasi yang lebih baik di Surabaya. ***