Rengat, NAWACITAPOST.COM - Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) untuk mewujudkan kualitas pelayanan yang semakin baik, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Rengat mengikuti Kegiatan Pelatihan Penjamah Makanan dan Pengelola Jasaboga bagi Petugas Penyelenggara Makanan di Rutan/LPKA/Lapas Gelombang III yang diselenggarakan secara virtual oleh Direktorat Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM RI. Rabu, (29/06/2022).
Kegiatan yang bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan RI ini diikuti oleh Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rengat, Nepri Mutasni beserta jajaran. Kegiatan yang dilaksanaakn secara virtual melalui teleconference ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan lebih kepada penjamah makanan agar lebih dapat memaksimalkan kualitas dari makanan baik secara gizi maupun cara pengelolaannya.
Jajaran petugas Rutan Rengat mengikuti kegiatan ini di ruang pelayanan tahanan Rutan Rengat. Sebelum mengikuti pelatihan, Para peserta terlebih dahulu mengikuti Pre-test untuk mengukur sejauh mana pemahaman mengenai Penjamah Makanan dan Pengelola Jasaboga.
Kepala Rutan Kelas IIB Rengat, Abdul Aziz menyampaikan kepada jajaran yang mengikuti kegiatan untuk memperhatikan dan menerapkan segala yang disampaikan opeh pemateri.
"Saya meminta kepada seluruh jajaran khususnya jajaran di sub seksi pelayanan tahanan untuk mengikuti kegiatan ini dengan seksama, guna untuk meningkatkan kualitas pelayanan kita bagi warga binaan pemasyarakatan di Rutan Rengat ini", ungkap Aziz.
Dalam pelatihan yang berlangsung selama dua hari (28-29 Juni 2022) dijelaskan berbagai hal terkait penyajian makanan yang laik hygiene yang sesuai dengan kriteria dan standar penyajian makanan bagi WBP sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Kami sangat mengapresiasi adanya kegiatan ini, dengan harapan dapat meningkatkan pemahaman petugas pemasyarakatan dalam memberikan pelayanan bagi WBP khususnya dalam penyajian makanan yang lebih baik lagi hingga seluruh lapas/rutan mendapat sertifikat laik hygiene", tutup Nepri diakhir kegiatan.
Kegiatan pelatihan ini dikahiri dengan pelaksanaan Post Test bagi peserta yang telah mengikuti kegiatan ini untuk mengetahui sejauh mana pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan.
(Humas Rutan Rengat)