daerah

Sekitar 26 Hektar Tanaman Padi Desa Segodobancang kecamatan Tarik Gagal Panen

Selasa, 8 Oktober 2024 | 14:32 WIB

Sidoarjo Nawacitapost - Petani padi warga desa Segodobancang kecamatan tarik ngeluh ke kades karna padinya tidak bisa panen akibat air tidak ada.

Sementara kepala desa Segodobancang Selamet R. Menjelaskan Faktornya memang banyak salah satunya yang terutama itu air kalau air itu berkurang otomatis hama yang lainnya itu mudah untuk menyerang contoh tikus ketika air nggak ada tikus pasti banyak tapi kalau air ada bisa diminimal.

Untuk tahun ini gagal panennya itu sekitar 80% penyebab utamanya itu awalnya iya pengairan yang memang nggak bisa kita pemerintahan desa kami ini sekarang sedang mengusahakan untuk pengeboran pengeboran sumur dangkal untuk pengairan.

Tahun ini aja kita ngebor 4 sampai 5 titik Gimana caranya untuk mengusahakan debit air terpenuhi salah satu-satunya ini jadi harapan kami sebagai warga di bawah pemerintahan yang sekarang menggalakkan ketahanan pangan gimana ketahanan pangan itu program memang banyak tapi bagi kami atasi dulu permasalahan baru program itu diturunkan
kalau permasalahannya belum di selesai kan iya percuma.

Masih kata kepala desa, Petani mana yang enggak mau hasil melimpah dan bagus ketika permasalahan teratasi diarahkan program apapun petani pasti mau permasalahannya selama ini air sama tikus semua itu belum diselesaikan kalau musim kayak gini ini air Enggak ada kalau musim penghujan banjir.

Atasi dulu baru kita ngomong program Insya Allah kalau permasalahan dua ini teratasi petani tanam apapun hasilnya akan lumayan jadi tahun ini pengairannya yang enggak bisa airnya dari atas memang kurang ketika debit air itu kurang otomatis

Tanaman akan kering contoh di belakang saya ini lahan kurang lebih 9 hektar semua gagal panen 100% 1 kilo aja nggak panen Nah di sinilah saya sebagai kepala desa juga menangis karna petani modal uang dari rumah dibawa ke sawah untuk menanam padi tujuan membawa pulang hasil panennya teryata harapan itu punah karna panennya gagal." Bilangnya (Yun/ud)

Terkini